RSS

MAKALAH KACANG-KACANGAN DAN BIJI-BIJIAN

KACANG-KACANGAN DAN BIJI-BIJIAN

Disusun Oleh :

Almira Susilowati

Dina Setianingsih

Heni Nolarita

Kevinti Febrina

 

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAKARTA II

JURUSAN GIZI

 

 

DAFTAR ISI

 

KATA PENGANTAR…………………………………………………………………………………………………2

BAB I………………………………………………………………………………………………………………………3

PENDAHULUAN………………………………………………………………………………………………………3

  1. A.   LATAR BELAKANG……………………………………………………………………………………….3
  2. B.   RUMUSAN MASALAH……………………………………………………………………………………4
  3. C.   TUJUAN PENULISAN…………………………………………………………………………………….4

BAB II……………………………………………………………………………………………………………………..5

PEMBAHASAN………………………………………………………………………………………………………..5

  1. A.   Kacang-kacangan………………………………………………………………………………………….5
    1. Dasar Pengetahuan…………………………………………………………………………………..5
    2. Jenis Kacang dan Manfaatnya…………………………………………………………………….6
    3. Perubahan Pasca Panen………………………………………………………………………….10
    4. Perubahan Komposisi Kimia……………………………………………………………………..10
    5. Penanganan Pasca Panen………………………………………………………………………..11
    6. Klasifikasi dan Syarat Mutu……………………………………………………………………….13
    7. B.   BIJI-BIJIAN………………………………………………………………………………………………….13
      1. Dasar Pengetahuan………………………………………………………………………………….13
      2. Jenis Kacang-kacangan dan Manfaatnya……………………………………………………14
      3. Perubahan Pasca Panen………………………………………………………………………….16
      4. Perubahan Setelah Panen………………………………………………………………………..17
      5. Klasifikasi dan Syarat Mutu……………………………………………………………………….18
      6. C.   CARA MENENTUKAN MUTU BAHAN PANGAN KACANG-KACANGAN DAN BIJI-BIJIAN………………………………………………………………………………………………………..18

BAB III…………………………………………………………………………………………………………………..19

PENUTUP………………………………………………………………………………………………………………19

KESIMPULAN………………………………………………………………………………………………………..19

DAFTAR PUSTAKA………………………………………………………………………………………………..20

 

 

 

 

 

KATA  PENGANTAR

Segala puji kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat dan karunia-Nya, kami dapat menyelesaikan tugas makalah ini.

Makalah ini memuat tentang “Kacang-Kacangan dan Biji-Bijian” yang sangat penting bagi kesehatan seseorang. Oleh karena itu makalah ini disusun agar pembaca dapat memperluas ilmu tentang apa itu Kacang-Kacangan dan Biji-Bijian, perubahan pasca panen, karakteristik fisik dan kimia, ciri mutu yang baik, serta cara menentukan mutu bahan pangan yang kami sajikan berdasarkan pengamatan dari berbagai sumber.

Penyusun juga mengucapkan terima kasih dosen kami yang telah membimbing dalam pembuatan makalah ini sehingga makalah ini terselesaikan dengan baik dan benar.

Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada pembaca. Seperti sebuah pepatah yang mengatakan “tak ada gading yang tak retak”. Begitu juga dalam pembuatan makalah ini. Walaupun makalah ini memiliki kelebihan dan kekurangan, penyusun mohon untuk saran dan kritiknya.

 

 

 

 

 

 

 

 

Penyusun

Kelompok

 

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

  1. A.   LATAR BELAKANG

Indonesia adalah negara agraris. Berbagai macam tanaman bisa tumbuh subur ditanah Indonesia. Seperti kacang-kacangan dan biji-bijian. Setiap daerah mempunyai bahan makanan pokok masing-masing, sehingga banyak bermunculan tanaman kacang-kacangan dan biji-bijian di tanah Indonesia. Kacang-kacangan memiliki banyak nutrisi seperti protein tinggi dan berbagai jenis vitamin. Namun pemanfaatan kacang-kacangan belum maksimal. Masyarakat Indonesia masih mengolah kacang-kacangan sebagi sayuran. Padahal manfaat kacang sangat besar bagi kesehatan manusia. Biji-bijian pun menyediakan sumber energi utama bagi manusia dan hewan.

Bahasan kali ini mengupas sedikit tentang sifat dan karakter dari jenis makanan yang sering kita konsumsi setiap hari. Bila kita mengetahui sifat dan manfaat dari jenis makanan yang kita makan, maka sedini mungkin kita dapat mempersiapkan kondisi kesehatan pada tubuh kita lewat memilih jenis makanan yang cocok bagi diri kita sendiri. Namun mengingat begitu banyaknya jenis makanan, maka yang kita bahas kali ini hanya beberapa jenis makanan yang umum kita konsumsi dan temui sehari-hari yaitu kacang-kacangan dan biji-bijian. Disamping itu, pembuatan laporan ini sebagai pemenuhan tugas mata kuliah Ilmu Pangan Dasar.

Kacang-kacangan telah lama dikenal  sebagai sumber protein yang saling melengkapi dengan biji-bijian, seperti beras dan gandum. Komoditi ini juga ternyata potensial sebagai sumber zat gizi lain selain protein, yaitu mineral, vitamin B, karbohidrat kompleks dan serat makanan. Disamping diolah secara  tradisional dengan direbus, dikukus, dan disayur, sebenarnya potensi penggunaannya sangat luas untuk menghasilkan produk baru. Misalnya sebagai bahan baku tepung campuran (flour mix) yang dapat digunakan dalam pembuatan berbagai produk pangan, termasuk makanan bayi. Kacangkacangan dapat menyumbang banyak protein dan zat gizi lain bagi masyarakat di negara maju dan negara berkembang. Karena kandungan seratnya tinggi, maka kacang-kacangan juga dapat dijadikan sumber serat. Penelitian mengenai efek kesehatan serat dari kacangkacangan sebagian besar masih terbatas pada kacang kedelai.

Dibandingkan dengan makanan berserat yang dewasa ini tersedia dalam bentuk makanan suplemen dengan berbagai merek dagang, sebenarnya kacang-kacangan juga dapat dijadikan sumber serat yang tidak kalah mutunya. Juga dibandingkan dengan serat makanan dalam buah-buahan dan sayuran  yang dikenal dapat mencegah timbulnya kanker, mutu serat makanan dalam kacang-kacangan juga tidak kalah. Bahkan kacangkacangan mempunyai keistimewaan lain, yaitu berharga murah, berprotein tinggi, kandungan lemaknya pada umumnya baik untuk kesehatan dan mengandung berbagai mineral dalam jumlah yang cukup banyak.

Bijian adalah bahan pangan paling mendasar untuk manusia dan hewan. Kandungan pati yang tinggi pada bijian menyediakan sumber energi utama bagi manusia dan hewan, selainkandungan protein dan lemaknya. Padi, jagung, dan gandum adalah bijian utama sumber pangan dan telah menjadi makanan pokok sejak awal peradaban manusia. Termasuk dalam bijianadalah serealia (padi, jagung, gandum, sorgum, dll.), kacangan (kacang tanah, kacang hijau, dll.), dan bijian berlemak tinggi (kedelai, dll.).

 

  1. B.   RUMUSAN MASALAH

Berdasarkan latar belakang di atas, maka dapat ditarik beberapa rumusan masalah yang dikaji dalam makalah ini :

  1. Dasar-dasar pengetahuan kacang-kacangan dan biji-bijian
  2. Perubahan-perubahan pasca panen kacang-kacangan dan biji-bijian
  3. Karakteristik fisik dan kimia kacang-kacangan dan biji-bijian
  4. Ciri mutu yang baik kacang-kacangan dan biji-bijian
  5. Cara menentukan mutu bahan pangan kacang-kacangan dan biji-bijian

 

  1. C.   TUJUAN PENULISAN

 

  1. Pembaca dapat mengetahui dasar-dasar pengetahuan kacang-kacangan dan biji-bijian
  2. Pembaca dapat mengetahui perubahan-perubahan pasca panen kacang-kacangan dan biji-bijian
  3. Pembaca dapat mengetahui karakteristik fisik dan kimia kacang-kacangan dan biji-bijian
  4. Pembaca dapat mengetahui ciri mutu yang baik kacang-kacangan dan biji-bijian
  5. Pembaca dapat mengetahui cara menentukan mutu bahan pangan kacang-kacangan dan biji-bijian

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

 

  1. A.   KACANG-KACANGAN

 

  1. a.    Dasar pengetahuan

Kacang-kacangan termasuk famili Leguminosa atau disebut juga polongan (berbunga kupu-kupu). Berbagai jenis kacang-kacangan yang telah banyak dikenal adalah kacang kedelai (Glacine max), kacang hijau (Phaseolus radiatus), kacang jogo atau kacang merah (Phaseolus vulgaris), dll. Kacang-kacangan merupakan sumber utama protein nabati dan mempunyai daya guna yang sangat luas. Kacang-kacangan juga merupakan sumber utama protein yang penting. Berbagai jenis kacang-kacangan dapat dibedakan berdasarkan varietasnya atau jenis namanya berdasarkan warna, bentuk, dan karakter fisiknya. Penentuan mutu dapat ditentukan secara subjektif dan objektif.

 

Peneliti dari Loma Linda University, Amerika Serikat, melaporkan, konsumsi kacang-kacangan efektif untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
Hasil analisa terhadap 25 penelitian yang melibatkan 600 orang menunjukkan, mengonsumsi kacang 67 gram (setara kantong kecil) setiap hari mampu menurunkan kadar kolesterol hingga 7,4 persen. Akan tetapi, para ahli tidak merekomendasikan konsumsi kacang yang diolah dengan gula atau garam.
Bukan cuma kadar kolesterol, ternyata kacang juga bermanfaat untuk mengurangi trigliserida, lemak darah, yang berkaitan dengan penyakit jantung. Manfaat kacang-kacangan ini lebih terasa pada mereka yang bobot tubuhnya tergolong gemuk

Selain sebagai sumber serat dan protein nabati yang baik, peneliti belum bisa menjelaskan bagaimana mekanisme kacang dalam menurunkan kolesterol. Salah satu teori menyebutkan, kandungan fitosterol yang secara alami terdapat dalam kacang akan mencegah penyerapan kolesterol oleh tubuh.

 

Kacang-kacangan merupakan bahan makanan yang murah dan mudah didapat. Buncis, kacang merah, kacang polong, atau kacang kedelai, bila diolah menjadi berbagai jenis makanan. Selain dibuat sayur, kacang-kacangan juga nikmat bila disantap dengan cara direbus. Maka, tak ada alasan untuk meniadakan pangan ini dalam menu harian kita.

Jenis kacang apa yang dikonsumsi sebenarnya tak terlalu penting, meski kandungan nutrisi dan lemak pada kacang berbeda-beda tergantung jenisnya. Kacang kenari, almond, kacang hijau, kacang kulit, dan sebagainya, punya nutrisi komplit pada setiap butirnya.

 

 

 

  1. b.    Jenis kacang dan manfaatnya

 

  1. 1.    Kacang walnut

    Sumber berlimpah asam lemak Omega 3 yang baik untuk jantung, perbaikan saraf, menolong penderita asma dan rematik. Walnut juga mengandung anti-oksidan asam ellagik yang dikenal bisa memerangi kanker dan menolong sistem pertahanan tubuh.
    Walnut juga memiliki kelebihan dalam kesehatan jantung. Sebuah studi pada bulan April 2004 memaparkan bahwa kacang ini juga:
    • Mengurangi total kolesterol dan LDL (kolesterol buruk).
    • Elastisitas pembuluh darah arteri meningkat 64 persen

  2. 2.    Kacang Merah

    Kacang ini merupakan sumber yang bagus akan serat penurun kolesterol. Selain itu tingginya serat membantu pengontrolan gula darah sehingga tidak naik dengan cepat. Ketika dikombinasikan dengan sumber karbohidrat seperti nasi, nasi merah dan roti gandum, kacang merah terbukti menyediakan protein yang bagus dan bebas lemak.

  3. 3.    Kacang tanah

    Kacang tanah mengandung phytochemical (sejenis komposisi beta karoten) hingga 4 kali lipat dari camilan lain. Silakan pilih sesuai selera, boleh kacang panggang, kacang goreng, bahkan kacang utuh yang direbus, menurut para peneliti di Alabama A&M University. Menurut mereka, ketika dipanaskan, biji kacang akan menyerap antioksidan yang semula ada di kulitnya. Penyerapan ini terjadi di awal proses memasak. Panas dari api membantu melepaskan phytochemical, si zat super.

  4. 4.    Almond

    Almond mengandung protein tinggi, kalsium, dan seng. Uji medis menunjukkan bahwa almond dapat menurunkan risiko penyakit jantung. Segenggam almond (atau 1,5 ons) merupakan sumber vitamin E dan magnesium, selain menawarkan protein, serat, kalium, kalsium, fosfor, dan zat besi. Dalam 14 gr lemak yang ditemukan dalam 1 ons almond, sekitar 64%-nya merupakan lemak tak jenuh tunggal. Lemak baik ini memainkan peran dalam membantu menurunkan kolesterol, sama efektifnya dengan obat-obatan, demikian menurut American Heart Association.

  5. 5.    Pecan

    Pecan adalah sumber protein dan lemak tak jenuh, dikenal karena kandungan vitamin E dan kemampuannya karena efek antikanker-nya. Diet kaya kacang pecan dapat menurunkan risiko batu empedu pada wanita. Antioksidannya dapat mengurangi kolesterol tinggi dengan mengurangi tingkat kolesterol jahat (LDL). Riset klinis yang diterbitkan oleh Journal of Nutrition mendapati bahwa memakan segenggam pecan setiap hari membantu menurunkan tingkat kolesterol, mirip dengan yang disediakan oleh obat-obatan penurun kolesterol.

  6. 6.    Edamame

    Yang disebut edamame adalah kacang kedelai muda yang dipetik sebelum matang. Pemetikan sebelum matang inilah yang memberikan warna hijau pada bijinya. Edamame saat ini sering terlihat disajikan sebagai snack di atas meja kafe atau restoran, karena pengaruh gaya hidup sehat yang ditularkan orang Jepang. Edamame memang sangat bergizi berkat kandungan proteinnya.

  7. 7.    Kacang kenari hijau (Pistachio)

    Satu ons kacang kenari setara dengan 49 butir kacang tanah, dan mengandung lebih dari 10% kebutuhan harian akan serat, vitamin B-6, thiamin, fosfor, dan tembaga. Kandungan serat 1 ons kenari lebih tinggi daripada 1/2 cangkir brokoli atau bayam, sedangkan kandungan kaliumnya setara dengan sesisir pisang. Jumlah vitamin B-6 dalam 1 ons kacang kenari sama dengan 3 ons daging babi atau ayam. Kacang kenari juga mengandung phylosterol yang dipercaya dapat menurunkan kadar kolesterol, dan melindungi dari beberapa jenis kanker. Kacang ini juga mengandung lemak tak jenuh tunggal yang juga ditemukan pada minyak zaitun.

  8. 8.    Kacang brazil

    Kacang ini sangat kaya nutrisi dan mengandung protein, kuprum, niasin, magnesium, serat, vitamin E dan selenium. Selenium adalah anti-oksidan yang sangat kuat yang bekerja menetralisir radikal bebas yang berbahaya. Sebuah studi dari Universitas Ilinois menunjukkan bahwa selenium dalam jumlah yang tinggi dari kacang Brazil mampu membantu mencegah kanker payudara.

  9. 9.    Kacang mede

    Kacang mede pada dasarnya tinggi protein dan serat, serta rendah karbohidrat. Kandungan lemak tak jenuh tunggalnya membantu melindungi jantung. Kacang mede juga menjadi sumber kalium, vitamin B, dan folat. Sejumlah magnesium, fosfor, selenium, dan tembaga, juga terkandung dalam kacang yang sering dinikmati sebagai snack, cokelat, maupun hidangan seperti sapo ini.

  10. 10.  Hazelnut

    Kacang hazelnut mengandung protein tinggi dan rendah lemak. Kandungan lemak tak jenuh tunggalnya mencapai hampir 91%, dan kurang dari 4% lemak jenuh. Persentase lemak tak jenuh tunggal ini dapat mengurangi kadar kolesterol jahat ketika hazelnut dikonsumsi sebagai bagian dari diet rendah lemak. Hazelnut juga kaya protein, serat, zat besi, fosfor, vitamin B1, B2, C, E, folat, dan banyak gizi penting lainnya.

  11. 11.  Macadamia

    Dilihat dari tingginya kandungan jumlah kalori, kacang makadamia kerap dianggap kurang baik bagi kesehatan. Namun, dengan takaran yang tepat, kacang ini dapat membersihkan saluran pembuluh nadi jantung. Studi terakhir menyebutkan, mengonsumsi sekitar 40 gr kacang makadamia (setara 305 kalori), kolesterol total dan kolesterol “jahat” LDL dalam tubuh menurun hingga 9% dalam waktu 5 minggu. Kandungan serat sehat dalam 40 gr kacang makadamia adalah 3,5 gr. Tip penyajian: haluskan macadamia, lalu nikmati sebagai taburan di salad, sayuran, dan yogurt.

  12. 12.  Chestnut

    Per 100 gr buah sarangan (chestnut) segar memiliki 180-200 kalori. Hal ini berarti lebih rendah daripada walnut, almond, jenis kacang lain dan buah-buahan kering. Seperti produk nabati lain, chestnut mengandung lemak tak jenuh. Kandungan karbohidratnya dapat dibandingkan dengan gandum dan nasi. Satu ons chestnut rebus atau kukus mengandung 7 mg vitamin C, chestnut kering mengandung 16,6 mg vitamin C (dua kali lipatnya).

 

 

 

Kacang paling tinggi protein

 

Kacang yang paling tinggi protein adalah kacang kedelai. Dengan melihat komposisi lemak dan protein menyusun 60% dari berat kedelai kering, protein 40% dan lemak 20%

 

 

  1. c.    Perubahan pasca panen

Waktu panen akan berpengaruh pada :

-  kualitas hasil

-  kuantitas hasil

-  kerusakan selama pengeringan

-  penyimpanan

-  metode proses yang dapat diterapkan

-  Setelah panen, segera dikeringkan dan sebaiknya dipisahkan biji dengan kulit luarnya.

-  Kerusakan bisa diperlambat dengan pengendalian kadar air dan pengendalian suhu.

-  Kadar air yang tinggi mempengaruhi perubahan biokimia, kimia, pertumbuhan mikroorganisme, serangga dan rayap selama disimpan.

- Perubahan biokimia terpenting selama penyimpanan adalah respirasi. Respirasi menyebabkan terjadinya metabolisme karbohidrat dan lemak menghasilkan CO2, H2O dan panas. Adanya senyawa-senyawa ini menstimulir pertumbuhan mikroorganisme dan hama.

d. Perubahan Komposisi Kimia

- Karbohidrat

Penyimpanan pada suhu tinggi dan lembab menyebabkan penurunan karbohidrat

- Protein

Nitrogen protein sedikit turun. Jumlah asam amino bebas mengalami perubahan berarti hanya bila terjadi kerusakan tinggi akibat kegiatan enzim proteolitik.

-       Lemak

Kerusakan lemak dan minyak terjadi secara oksidasi dan hidrolitik. Proses oksidasi menyebabkan flavour dan bau tengik. Proses hidrolitik dipercepat oleh suhu dan kadar air yang tinggi serta faktor lain yang menstimulir kerusakan. Pertumbuhan kapang terjadi karena aktivitas enzim lipolitik yang tinggi.

Perubahan Sifat Organoleptik

-        Perubahan sifat organoleptik adalah perubahan warna, bau dan sifat makanan. Sifat makanan dilihat dari kenampakan, kekompakan, keempukan dan flavour makanan.

-        Untuk kacang: tengik, kering, kisut, liat

Perubahan Sifat Fisika-Kimia

Perubahan sifat fisika-kimia terjadi akibat penyimpanan. Perubahan ini meliputi:

– perubahan air yang dibutuhkan

– perubahan padatan yang terlarut

– sifat pasta pada saat pemasakan

Perubahan karena Mikroorganisme.Perubahan oleh karena mikroorganisme biasanya disebabkan oleh kapang:

- perubahan warna benih

- kemampuan berkecambah rusak

- perubahan warna biji keseluruhan

- bau dan cita rasa yang buruk

- terjadi metabolit racun

- terbentuknya aflatoksin (pada kacang tanah)

- berkurangnya nilai gizi (pemecahan protein dan lemak)

e. Penanganan pasca panen

Penanganan pasca panen meliputi:

- pengeringan

- penyimpanan

  • Pengeringan

Keuntungan pada pengeringan :

- menurunkan biaya pengangkutan

- meningkatkan panjang daya simpan

- mempermudah proses selanjutnya

 

  • Hasil pengeringan

harus mempunyai :

- kadar air yang rendah dan seragam

- prosentase biji rusak dan pecah rendah

- berat tetap tinggi

- hasil pati tinggi

- minyak yang dapat diambil banyak (untuk kacang tanah dan kedelai)

- kualitas protein tinggi

- kemampuan tumbuh tinggi (untuk kacang non rekayasa genetika)

- jumlah kapang rendah

- nilai nutrisi tetap tinggi

  • Suhu pengeringan

Suhu udara pengeringan berpengaruh pada kualitas biji.Suhu sangat tinggi menyebabkan kenaikkan jumlah pecah, kenaikan biji yang retak, perubahan warna, penurunan jumlah pati, penurunan jumlah minyak dan kualitas protein rendah.

Suhu makanan yang diijinkan dalam pengeringan tergantung pada :

– penggunaan biji

– kadar air biji

– jenis/macam biji

  • Penyimpanan

Penyimpanan harus mampu mempertahankan sifat-sifat baik bahan yang disimpan. Sifat-sifat baik seperti kualitas daya tumbuh selama penyimpanan dapat mengalami kerusakan oleh karena kondisi penyimpanan yang tidak baik.

Kerusakan kondisi penyimpanan disebabkan oleh:

- kapang

- insekta

- rodensia

- respirasi

  • Faktor yang mempengaruhi penyimpanan

Faktor yang berpengaruh adalah :

– suhu

– kadar air

– kelembaban

– oksigen

  • Mencegah kerusakan

Kerusakan selama penyimpanan dapat dicegah dengan :

- fungisida, insektisida

- cara pengemasan dan pengaturan ruangan

-  pengaturan kadar air dan suhu selama penyimpanan

 

  1. f.     Klasifikasi dan syarat mutu

Syarat :

  1. Bebas hama penyakit
  2. Bebas bau busuk, asam, apek, dan bau asing lainnya.
  3. Bebas dari bahan kimia seperti insektisida dan fungisida
  4. Memiliki suhu normal

 

 

  1. B.   Biji-bijian
    1. a.    Dasar Pengetahuan

Apa Itu Biji-bijian?

  • Biji-bijian adalah seluruh biji (atau kernel) dari sebuah tanaman. Sebuah benih tunggal dari gandum mengandung tiga bagian yang berbeda: kulit biji, endosperm dan benih. Jika tiga bagian dari gandum dimasukkan, makanan dianggap sebagai gandum.
  • Kulit biji. Lapisan luar benih: kaya akan serat, vitamin B, 50% sampai 80% dari mineral biji-bijian, dan fitokimia untuk meningkatkan kesehatan Anda.
  • Benih. Embrio di dalamnya: kaya akan vitamin B, vitamin E, trace mineral dan sejumlah kecil lemak tak jenuh yang sehat, fitokimia dan antioksidan.
  • Endosperm. Saripati: mengandung karbohidrat, beberapa jenis protein dan sejumlah kecil vitamin B. Butiran ini digiling, retak, atau dipipihkan termasuk dengan kulit biji, benih, dan sebagian besar saripati kernel (endosperm).

Beberapa contoh biji-bijian yang mudah kita temui adalah: gandum, oatmeal, biji jagung, beras merah, beras putih, gandum utuh, amaranth, millet, quinoa, dan soba.

   –  Manfaat Biji-bijian Bagi Kesehatan
Bukti medis telah menunjukan bahwa konsumsi biji-bijian secara rutin dapat mengurangi resiko dari penyakit jantung, stroke, kanker dan diabetes. Konsumsi biji-bijian secara teratur juga mengurangi resiko Anda mengalami obesitas, yang diukur dengan indeks massa tubuh dan rasio ukuran pinggul, serta mampu menurunkan kadar kolesterol darah Anda. Beberapa jenis makanan yang ada di dunia menawarkan manfaat yang berbeda untuk kesehatan.

Biji-bijian mengandung fitokimia dan antioksidan. Konsumsi biji-bijian sebanyak 3 kali sehari telah terbukti bermanfaat untuk mengurangi resiko penyakit jantung sebesar 25-36%, stroke sebesar 37%, diabetes tipe 2 sebesar 21-27%, kanker saluran pencernaan sebesar 21-43%, dan kanker yang berhubungan dengan hormone sebesar 10-40%.

Mengkonsumsi jenis biji-bijian yang tepat dalam jumlah yang tepat dapat membantu Anda:

  • Menurunkan kadar trigliserida Anda.
  • Menurunkan tekanan darah Anda.
  • Mengontrol insulin Anda.
  • Konstipasi dan gangguan pencernaan lainnya.
  • Membantu mengendalikan berat badan Anda.
  • Memperlambat penumpukan plak di arteri Anda.

 

  1. b.    Jenis kacang dan manfaatnya

 

 

  • JAGUNG

Bersifat dingin, kering dan seimbang, melunakkan dan ringan bagi lambung. Campuran dengan gula bermanfaat untuk orang yang sakit dan mampu untuk menurunkan suhu panas pada tubuh dan radang pada rongga.

 

Jenis-jenis jagung dapat dikelompokkan sebagai berikut.

 

Soft corn

( Zea mays amylacea)

Jagung ini disebut juga jagung tepung.Jenis ini banyak ditanam di AmerikaSerikat, Kolombia, Peru, Bolivia dan Afrika Selatan.Biji jagung ini hamper seluruhnya mengandung pati yang lunak.

 

 

 

Pod corn

( Zea mays tunicata)

Jagung ini mempunyai kulit yang menutupi bijinya, yang tidak terdapat pada jagung jenis lain. Dengan demikian, jagung ini menjadi tahan lama dan daya kecambahnya tetap baik.Jagung ini tidak di tanam di Indonesia.

 

 

 
Pop corn (Zea mays everata)

Pop corn atau jagung berondong mempunyai biji berbentuk runcing, kecil dan keras, berwarna putih atau kuning. Kalau dibakar bijinya meletus.Tongkol jagung jenis ini umumnya berukuran kecil.

 

 

Flint corn ( Zea mays indurata)

Flint corn atau jagung mutiara memiliki ukuran biji sedang. Bagian atas biji jagung berbentuk bulat dan tidak berlekuk, serta hamper seluruhnya mengandung lapisan tepung yang keras.Biji jagung berwarna putih, kuning dan merah.Jagung ini agak tahan terhadap serangan hama bubuk, sehingga lebih tahan kalau disimpan. Di Indonesia jagung ini cukup disukai.Jagung ini banyak ditanam di Eropa, Asia, Amerika Tengah dan Amerika Selatan.

 

 

Dent corn (Zea mays indentata)

Dent corn disebut juga jagung gigi kuda, karena bentuknya seperti gigi kuda.Biji jagung jenis ini mempunyai lekukan pada bagian atas. Lekukan ini terjadi karena pengerutan lapisan tepung yang lunak ketika biji mengering. Jagung jenis ini umumnya kurang tahan terhadap hama bubuk.

 

 

Sweet corn

(Zea mays sacharata)

Sweet corn atau jagung manis mempunyai rasa manis dan bila dikeringkan bijinya menjadi keriput. Jagung jenis ini sering dipanen waktu masih muda untukdirebus atau dibakar.

 

Waxy corn

(Zea mays cerantina)

Waxy corn memiliki biji menyerupai lilin. Molekul pati jagung jenis ini berbeda dari molekul pati jenis lain.

 

 

Waxy corn

Mirip glikogen dan menyerupai tepung tapioka. Jagung jenis ini tidak ditanam di Indonesia, kebanyakan terdapat di Asia Timur antara lain Birma Utara, Filipina, Cina sebelah timur dan Mansuria.

 

 

  • Manfaat Biji-bijian Bagi Kesehatan
    Bukti medis telah menunjukan bahwa konsumsi biji-bijian secara rutin dapat mengurangi resiko dari penyakit jantung, stroke, kanker dan diabetes. Konsumsi biji-bijian secara teratur juga mengurangi resiko Anda mengalami obesitas, yang diukur dengan indeks massa tubuh dan rasio ukuran pinggul, serta mampu menurunkan kadar kolesterol darah Anda. Beberapa jenis makanan yang ada di dunia menawarkan manfaat yang berbeda untuk kesehatan.

Biji-bijian mengandung fitokimia dan antioksidan. Konsumsi biji-bijian sebanyak 3 kali sehari telah terbukti bermanfaat untuk mengurangi resiko penyakit jantung sebesar 25-36%, stroke sebesar 37%, diabetes tipe 2 sebesar 21-27%, kanker saluran pencernaan sebesar 21-43%, dan kanker yang berhubungan dengan hormone sebesar 10-40%.

Mengkonsumsi jenis biji-bijian yang tepat dalam jumlah yang tepat dapat membantu Anda:

  • Menurunkan kadar trigliserida Anda.
  • Menurunkan tekanan darah Anda.
  • Mengontrol insulin Anda.
  • Konstipasi dan gangguan pencernaan lainnya.
  • Membantu mengendalikan berat badan Anda.
  • Memperlambat penumpukan plak di arteri Anda.

 

c. Perubahan pasca panen

1. Karbohidrat

Perubahan-perubahan berikut dapat terjadi pada komponen karbohidrat serealia selama penyimpanan, yaitu :

– hidrolisa pati karena kegiatan enzim amilase

– berkurangnya gula karena pernafasan

– terbentuknya bau asam dan bau apek karena kegiatan mikroorganisme

– reaksi pencoklatan bukan karena enzim

2. Protein

• Selama penyimpanan Nitrogen total sebagian besar tidak mengalami perubahan, tetapi Nitrogen dari protein sedikit turun. Jumlah total asam amino menunjukkan perubahan yang berarti bila terjadi kerusakan lebih lanjut akibat kegaiatan enzim proteolitik.

3. Lemak

• Kerusakan lemak dan minyak dalam biji serealia terjadi secara oksidasi, menghasilkan flavour dan bau tengik.

• Hidrolisa lemak ini dipercepat oleh suhu tinggi, kadar air tinggi dan faktor-faktor lain seperti pertumbuhan kapang.

• Pada beras akibat aktivitas kapang, hidrolisa lemak lebih cepat dibandingkan dengan hidrolisa protein atau karbohidrat selama penyimpanan.

4. Mineral

• Mineral jarang hilang atau meningkat selama penyimpanan, kecuali fosfor. Selama penyimpanan kegiatan enzim fitrase melepas fosfat dari asam fitrat menjadi fosfat bebas dan menyebabkan peningkatan nilai gizi.

5. Vitamin

Selama penyimpanan akan terjadi :

• Thiamin (B1) banyak yang rusak, kerusakan dipercepat dengan kadar air dan suhu tinggi

• Riboflavin (B2) dan piridoksin (B6) sangat sensitif terhadap cahaya

• Vitamin A turun karena kehilangan karotin

• Tokoferol (E) bisa hilang dengan adanya O2, karena O2 mempercepat penurunan tokoferol.

 

  1. d.    Perubahan setelah panen

Tingkat susut bijian juga dipengaruhi oleh faktor fisik, biologik, dan fisiologik dari bijian itu sendiri. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap tingkat susut bijian antara lain:

  1. Faktor fisik, misalnya terjadi ketika :
    1. Panen, dimana kemungkinan terjadi ceceran bijian terutama jika panen dilakukan tanpa bantuan peralatan atau mesin yang tepat.
    2. Perontokan, disebabkan oleh adanya bijian yang tidak dapat dirontokan sehingga ikut terbuang bersama tangkai/malai tanaman
    3. Pengeringan, disebabkan oleh pengeringan yang tidak sempurna atau tidak merata sehigga banyak kerusakan atau yang tidak tergiling dengan baik saat penggilingan
    4. Pengangkutan dan penyimpanan, disebabkan oleh adanya produk yang tercecer akibat penggunaan kemasan yang tidak baik
  1. Faktor biologik, misalnya serangga dan hama, yang dapat menyerang produk selama berada pada tanamannya atau selama dalam penyimpanan. Hama tikus misalnya, selain memakan produk, juga mencemari produk dengan kotoran dan kencing mereka.
  1. Faktor fisiologik, hanya terjadi pada bijian dengan kadar air tinggi. Dengan demikian bila bijian telah dikeringkan hingga kadar air 13-14% kemungkinan tidak akan mengalami kerusakan akibat aktifitas fisiologis selama dalam penyimpanan.

 

  1. e.    Klasifikasi dan syarat mutu

Syarat :

  1. Tidak berbau tengik, bau asam dan bau apek karena kegiatan mikroorganisme
  2. Bebas hama penyakit
  3. Bebas dari bahan kimia seperti insektisida dan fungisida
  4. Memiliki suhu normal
  5. C.   Cara menentukan mutu bahan pangan kacang-kacangan dan biji-bijian :
  6. Penentuan mutu secara subjektif
    1. Menentukan warna kacang-kacangan dan biji-bijian.
    2. Menentukan aroma kacang-kacangan dan biji-bijian.
    3. Menentukan tekstur kacang-kacangan dan biji-bijian.
    4. Menentukan penampilan/rupa kacang-kacangan dan biji-bijian.
    5. Menentukan bentuk kacang-kacangan dan biji-bijian.

 

  1. Penentuan mutu secara objektif
    1. Menentukan ukuran kacang-kacangan dan biji-bijian.
    2. Menentukan berat per-butir kacang-kacangan dan biji-bijian.
    3. Menentukan pH kacang-kacangan dan biji-bijian.
    4. Menentukan densitas kamba kacang-kacangan dan biji-bijian.
    5. Menentukan kadar air kacang-kacangan dan biji-bijian.
    6. Menentukan % kotoran kacang-kacangan dan biji-bijian.
    7. Menentukan % pecah/belah kacang-kacangan dan biji-bijian.
    8. Menentukan % rusak kacang-kacangan dan biji-bijian.
    9. Menentukan % campuran kacang-kacangan dan biji-bijian.
    10. Menentukan % benda asing kacang-kacangan dan biji-bijian.
    11. Menentukan % keriput kacang-kacangan dan biji-bijian.
    12. Menentukan daya serap kacang-kacangan dan biji-bijian.
    13. Menentukan rasio pengembangan kacang-kacangan dan biji-bijian.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

PENUTUP

 

 

KESIMPULAN

 

Kacang-kacangan termasuk famili Leguminosa atau disebut juga polongan (berbunga kupu-kupu). Berbagai kacang-kacangan yang telah bnyak dikenal adalah kacang kedelai (Glycine max), kacang tanah (Arachis hypogea), kacang hijau (Phaseolus radiatus), kacang gude (Cajanus cajan), dan sebagainya. Kacang-kacangan merupakan sumber protein utama protein nabati dan mempunyai daya guna yang sangat luas. Kacang tanah dan kedelai merupakan sumber utama minyak disamping komoditi lainnya. Kadar minyak keduanya mencapai 30%.

Biji-bijian termasuk dari famili rumput-rumputan (Gramine) yang kaya akan karbohidrat. Biji-bijian yang tergolong dalam serealia antara lain padi (Oryza sativa), jagung (Zea mays), gandum (Triticum sp), cantel (Sorghum sp), Barley (Horgeum vulgarye), Rye (Secale sereale) dan Oat (Alvena sativa).  Struktur biji serealia terdiri dari 3 bagian utama yaitu kulit biji, butir biji (endosperm) dan lembaga (embrio).

Kacang-kacangan dan biji-bijian merupakan sumber protein yang penting dalam makanan penduduk di Indonesia.  Berbagai jenis kacang-kacangan dan biji-bijian dapat dibedakan jenisnya berdasarkan varietasnya atau jenis namanya berdasarkan warna, bentuk, dan karakteristik fisiknya. Penentuan mutu dapat ditentukan secara subjektif dan objektif. Penentuan dengan cara objektif dengan melakukan pengukuran menggunakan alat sehingga hasilnya tidak terpengaruh oleh orang lain.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR ISI

 

http://www.scribd.com/doc/52811297/Makalah-Kacang-Kacangan-23 September 2011

www.suaramedia.com-23 september 2011

Gamarius Bere Ati http://gamariusb.blogspot.com/-23 september 2011

Denny Santoso http:// konsumsi-biji-bijian-untuk-kesehatan-yang-optimal.com/-23 september 2011

Tutut Indrawati http:// manfaat-kacang-kacangan-untuk-kesehatan-55703.com/-23 september 2011

Agung S. Wardana http:// Serealia dan Kacang-kacangan « MATERI KULIAH PANGAN.com/-23 september 2011

Aida Nur Fitrisni http:// Jenis Kacang dan Manfaatnya.com/-23 september 2011

http://www.scribd.com/doc/54262715/8/Jenis-Jagung-Secara-Umum-23 september 2011

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Soal dan jawaban

 

  1. Petunjuk !

Petunjuk A      Pilih satu jawaban yang tepat

Petunjuk B      Pilihlah :

a)    Jika (1),(2), dan (3) yang benar

b)    Jika (1) dan (3) yang benar

c)    Jika (2) dan (4) yang benar

d)    Jikahanya (4) yang benar

e)    Jika semuanya benar

Petunjuk C      Jawablah dengan tepat dan jelas

  1. Essai

 

Petunjuk A: dipergunakan dalam menjawab soal nomor 1 sampai ke nomor 30

  1. Kacang yang mengandung antioksi dan asam ellagek adalah….
    1. Kacang merah
    2. Kacang tanah
    3. Kacang hijau
    4. d.    Kacang  walnut
    5. Kacang almond

 

  1. Kacang-kacangan termasuk dalam family….
    1. a.    Leguminase
    2. Musaceae
    3. Araceae
    4. Cavalvuloceae
    5. Graminae

 

  1. Kacang dibawah ini yang mengandung protein tinggi, kalsium, dan seng adalah….
    1. Kacang pecang
    2. Kacang merah
    3. c.    Kacang almond
    4. Kacang walnut
    5. Kacang merah

 

  1. Perubahan warna, bau dan sifat makanan disebut perubahan….
    1. Sifat kimia
    2. Sifat fisik
    3. Sifat fisika
    4. d.    Sifat organoleptik
    5. Sifat kimia – fisika

 

  1. Nama ilmiah dari kacang merah adalah….
    1. a.    Phaseolusvulgaris
    2. b.    Glacine max
    3. c.    Phaseolusradiates
    4. d.    Oriza sativa
    5. e.    Zea mays
    6. Kacang ini sangat kaya nutrisi dan mengandung protein, kuprum, niasin, magnesium, serat, vitamin E dan selenium. Fungsi selenium yang terdapat dalam kacang Brazil yaitu….
      1. Mengatasi iritasi kulit
      2. b.    Membantu mencegah kanker payudara
      3. Menghilangkan radang
      4. Menurunkan kadar gula dalam tubuh
      5. Baik untuk darah

 

  1. Kacang yang dapat diolah menjadi susu dan memiliki sumber protein nabati yang paling baik adalah …
    1. Kacang merah
    2. Kacang mede
    3. c.    Kacang kedelai
    4. Kacang tanah
    5. Kacang walnut
    6. Tersusun lebih dari 55% karbohidrat yang terdiri dari pati, gula, dan serat adalah jenis dari kacang….
      1. Kacang merah
      2. b.    Kacang hijau
      3. Kacang tanah
      4. Kacang kedelai
      5. Kacang tolo
      6. Salah satu manfaat pengeringan pada kacang-kacangan dan biji-bijian adalah …
        1. Bahan menjadi renyah
        2. Merperindah bentuk
        3. Mempersulit proses selanjutnya
        4. Menaikkan biaya pengangkutan
        5. e.    Meningkatkan panjang daya simpan
        6. Banyak faktor yang mengakibatkan kerusakan pada penyimpanan. Namun hal tersebut dapat dicegah dengan hal-hal berikut, kecuali …
          1. Fungisida
          2. Insectisida
          3. c.    Fogging
          4. Cara pengemasan
          5. Pengaturanruangan
          6. Perubahan warna, bau, dan sifat makanan adalah perubahan sifat …
            1. a.  Organoleptik
            2. Pascapanen
            3. Penampakan
            4. Biokimia
            5. Prapanen
            6. Perubahan karena mikroorganisme disebabkan oleh dibawah ini, kecuali….
              1. Perubahan warna benih
              2. Perubahan bau dan cita rasa yang buruk
              3. Perubahan warna biji
              4. Kemampuan berkecambah rusak
              5. e.    Perubahan padatan yang terlarut

 

  1. Kerusakan kondisi penyimpanan disebabkan oleh hal berikut, kecuali….
    1. Kapang
    2. b.    Kadar air
    3. Insekta
    4. Rodensa
    5. Respirasi

 

  1. Seluruhbiji (kernel) dari sebuah tanaman disebut….
    1. a.    Biji – bijian
    2. Kulit biji
    3. Benih
    4. Endosperm
    5. Bakalbiji

 

  1. Fitokimia dan antioksidan terkandung didalam….
    1. Benih
    2. Bakal biji
    3. Kulit biji
    4. d.    Biji – bijian
    5. Endosperm

 

  1. Mengonsumsi biji – bijian dalam jumlah yang tepat dapat membatu anda, kecuali….
    1. Mengontrol insulin
    2. b.    Penumpukan plak di arteri
    3. Menurunkan tekanan darah
    4. Menurunkan kadar trigliserida
    5. Membantu mengendalikan berat badan

 

  1. Perubahan –perubahan berikut dapat terjadi pada komponen karbohidrat serealia selama penyimpanan, kecuali.
    1. Hidrolisa pati karena kegiatan enzim amilase
    2. Berkurangnya gula karena pernafasan
    3. c.    Lembab karena tidak ada udara.
    4. Terbentuknya bau asam dan bau apek karena kegiatan mikroorganisme
    5. Reaksi pencoklatan bukan karena enzim

 

  1. Faktor – faktor yang berpengaruh terhadap tingkat susut biji anantara lain faktorfisik ,misalnya terjadi karena dibawah ini, kecuali….
    1. Panen
    2. Perontokan
    3. Pengeringan
    4. d.    Peptisida
    5. Pengangkutan dan penyimpanan

 

  1. Yang dapat menyerang produk selama berada pada tanamannya atau selama dalam penyimpanan, misalnya serangga dan hama adalah….
    1. a.    Faktor biologik
    2. Faktorf isik
    3. Faktor kimia
    4. Faktor fisik – kimia
    5. Faktor fisiologik

 

  1. Faktor yang hanya terjadi pada bijian dengan kadar air tinggi adalah….
    1. Faktor biologik
    2. Faktor fisik
    3. c.    Faktor fisiologik
    4. Faktor kimia
    5. Faktor fisik – kimia

 

  1. Syarat klasifikasi dan mutu adalah sebagai berikut, kecuali….
    1. Tidak berbau
    2. b.    Tekstur  yang baik
    3. Bebas hama penyakit
    4. Bebas dari bahan kimia
    5. Memiliki suhu normal

 

  1. Menentukan warna, aroma, tekstur, penampilan, bentuk kacang – kacangan danbiji – bijian adalah penentuan mutu secara….
    1. Fisik
    2. Kimia
    3. c.    Subjektif
    4. Objektif
    5. Subjektif – objektif

 

  1. Contoh dari penentuan mutu secara objektif adalah….
    1. Penentuan warna
    2. b.    Penentuan pH
    3. Penentuan aroma
    4. Penentuan bentuk
    5. Penentuan tekstur

 

  1. Kacang – kacangan sangat penting dalam makanan penduduk Indonesia karena merupakan sumber….
    1. a.    Protein
    2. Vitamin
    3. Karbohidrat
    4. Lemak
    5. Mineral
    6. Kemampuan berkecambah rusak dan berubahnya warna benih dapat diakibatkan oleh …
      1. a.    Mikroorganisme
      2. Angin kencang
      3. Kadar air berlebihan
      4. Terkontaminasi zat lain
      5. Pengeringan suhu tinggi
      6. Penyimpanan harus mampu mempertahankan sifat-sifat baik bahan yang disimpan. Kerusakan kondisi penyimpanan biasanya disebabkan oleh, kecuali …
        1. Kapang
        2. Insecta
        3. Rodensia
        4. Respirasi
        5. e.    Angin
        6. Mineral jarang menghilang ataupun meningkat selama penyimpanan ,kecuali….
          1. a.    Fosfor
          2. Protein
          3. Lemak
          4. Fosfat
          5. Vitamin

 

  1. Pada protein jumlah total asam amino menunjukan perubahan yang berarti bila terjadi kerusakan lebih lanjut akibat kegiatan….
    1. Enzimamilase
    2. Enzim pepsin
    3. c.    Enzimproteolitik
    4. Enzimptialin
    5. Enzim lipase

Petunjuk C : dipergunakan dalam menjwab soal nomor 29  sampai ke nomor 38

  1. Mengonsumsi kacang  67 gram (setara kantong kecil) setiap hari mampu menurunkan kadar kolestrol, maka manfaat lainnya yaitu…………………….

1)    Menambah lemak

2)    Mengurangi Trigliserida

3)

Jawaban : C. 2 dan 4

Menambah Trigliserida

4)    Mengurangi lemak darah                                        

 

  1. Manfaat dari kacang Walnut yaitu…….

1)    Baik untuk jantung

2)    Baik untuk perbaikan saraf

3)    Menolong penderita asma dan rematik

4)   

Jawaban : E. semuabenar

Memerangi kanker dan menolong system pertahanan tubuh

 

  1. Suhu udara pengeringan sangat berpengaruh pada kualitas biji dankacang-kacangan. Jika menyebabkan kenaikan jumlah pecah, perubahan waran, dan retak, maka suhu yang digunakan adalah …

1)    Suhu normal

2)    Suhu sedang

3)

Jawaban : D. 4 saja

Suhu rendah

4)    Suhu tinggi

  1. Faktor yang memengaruhi penyimpanan kacang-kacangan adalah

1)    Suhu

2)    Kadar air

3)   

Jawaban : E. semuabenar

Kelembaban

4)    Oksigen

 

  1. Perubahan sifat fisika-kimia dapat terjadi akibat penyimpanan. Perubahan itu meliputi …

1)    Perubahan padatan yang terlarut

2)    Perubahan air yang dibutuhkan

3)   

Jawaban : A. 1,2 dan 3

Sifat kacang dan biji saat pemasakan

4)    Bau dan citarasa yang buruk

 

  1. Kacang kenari mengandung phylosterol yang dipercaya dapat menurunkan kadar kolesterol, dan melindungi dari beberapa jenis kanker. Beberapa kandungan lain yang terdapat di kacang kenari yaitu :

1)    Serat

2)    fosfordantembaga

3)   

Jawaban : E. semuabenar

vitamin B-6

4)    Thiamin

 

  1. Pada skala industri, kacang-kacangan yang dapat digunakan dalam pembuatan minyak adalah …

1)    Kacang tanah

2)    Kacang mede

3)   

Jawaban : B. 1 dan 3

Kacang kedelai

4)    Kacang walnut

 

  1. Zat yang tersusun 60% dari beratnya kacang kedelai adalah …

1)    Lemak

2)    Air

3)    Protein

4)

Jawaban : B. 1 dan 3

Karbohidrat

 

  1. Suhu udara pengeringan berpengaruh pada kualitas biji. Suhu makanan yang diizinkan dalam pengeringan tergantung pada …

1)    Penggunaanbiji

2)    Kadar air biji

3)    Jenis/macambiji

4)

Jawaban : A. 1, 2, dan 3

 

Kualitas protein

 

  1. Perubahan sifat fisika-kima dapat terjadi akibat penyimpanan. Perubahan itu meliputi …

1)    Perubahan air yang dibutuhkan

2)    Perubahan padatan yang terlarut

3)    Sifat kacang dan biji saat pemasakan

4)

Jawaban : A. 1, 2, dan 3

 

Bau dan cita rasa yang buruk

 

 

 

 

 

 

 

  1. Essai
  2. Apa yang dimaksud enzim proteolitik?

Jawaban : sering juga disebut protease merupakan kelompok enzim yang menguraikan protein menjadi molekul yang lebih kecil. Setiap tipe enzim proteolitik memiliki kemampuan berbeda dalam menghidrolisis ikatan peptida. Contoh enzim proteolitik antara lain pepsin, tripsin, kimotripsin, papain, bromelain, dan subtilsin.

 

  1. Apa yang dimaksud dengan karotin?

Jawaban : karotin adalah zat antioksidan yang berguna untuk melawan zat radikal bebas yang berasal dari zat-zat racun

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Laporan Notulen Pangan Dasar

Disusun oleh : Dewi Puji Astuti

Farikhah

Qurrota Ayun NH

Widita Indryani D

 

Pembahasan

  • Debby WS      : Perubahan pasca panen tidak dijelaskan
  • Della A            : Mutu tiap kacang tidak dijelaskan
  • Agita                : Pengeringan kurang dijelaskan, faktor yang mempengaruhi penyimpanan tidak

Dijelaskan

 

Pertanyaan

 

  • Atika I              : Proses lemak “hidrolitik” apa maksudnya?

Kevinti Febrina            : Hidro adalah air, perubahan lemak karena sifat air karena lingkungan air, curah

Hujan yang tinggi

  • Desy S            : Fungsida dan Insektida, ada factor negatifnya tidak untuk kacang dan

Konsumsinya?

Heni Nolarita   : Jika tidak berlebihan tidak berdampak tergantung karateristiknya

  • Syarifah          : Apa kadar protein pada kacang?

Almira Susilowati : Dari fungsi kacang kedelai banyak protein sama dengan daging sapi dan susu

 

 

 

 

 

 

 

FORM PENILAIAN PRESENTASI

 

Mata Kuliah           : ILMU PANGAN DASAR

Hari/Tanggal         : Jumat, 21 Oktober 2011                               Topik   : Kacang-Kacangan dan Biji-bijian

 

Aspek Penilaian

SKOR MAHASISWA (50-100)

NAMA PRESENTAN

Almira S

Dina S

Heni N

Kevinti F

SOFT SKILL        
Pra Presentasi        
  • Kesiapan Diri (Kerapian, kesiapan paper, siap pustaka)

80

80

80

80

  • Kesiapan Perencanaan Materi Presentasi

84

84

84

84

  • Komunikasi dengan teman sekelompok

83

83

83

83

  • Kerja sama anggota kelompok

86

86

86

86

         

TOTAL

333

333

333

333

 

Catatan: Persiapan presentasi kelompok ini sudah cukup baik, kerja sama dengan teman sekelompoknya juga sudah cukup baik.

 

 

Jakarta,

Nama Penilai:

  1. Dewi Puji Astuti
  2. Farikhah
  3. Qurrota Ayun
  4. Widita Indryani Dewi

 

 

 

FORM PENILAIAN PEMBAHAS

 

Mata Kuliah           : ILMU PANGAN DASAR

Hari/Tanggal         : Jumat, 21 Oktober 2011                               Topik   : Kacang-kacangan dan Biji-bijian

 

Aspek Penilaian

SKOR MAHASISWA (50-100)

NAMA PEMBAHAS

Agita K

Debby

Della

Hikmah

SOFT SKILL        
Pra Presentasi        
  • Kesiapan Diri (Kerapian, kesiapan paper, siap pustaka)

81

81

81

81

  • Kesiapan Perencanaan Materi Presentasi

83

83

83

83

  • Komunikasi dengan teman sekelompok

82

82

82

82

  • Kerja sama anggota kelompok

85

85

85

85

 

TOTAL

331

331

331

331

 

Catatan: Tim pembahas sudah cukup aktif mengomentari dan memberi masukan kepada tim presentan.

 

Jakarta,

Nama Penilai:

  1. Dewi Puji Astuti
  2. Farikhah
  3. Qurrota Ayun
  4. Widita Indryani Dewi

FORM PENILAIAN PELAKSANAAN PRESENTASI

 

Mata Kuliah           : ILMU PANGAN DASAR

Hari/Tanggal         : Jumat, 21 Oktober 2011                               Topik   : Kacang-kacangan dan Biji-bijian

 

Aspek Penilaian

SKOR MAHASISWA (50-100)

 

Almira S

Dina S

Heni N

Kevinti F

SOFT SKILL        
Pelaksanaan Presentasi        
  • Tata desain ppt

86

86

86

86

  • Kemantapan suara presentan

82

82

82

82

  • Kemampuan penguasaan audience

80

80

80

80

  • Kemampuan menguraikan materi

80

80

80

80

  • Kemampuan berbahasa Indonesia yang baik

83

83

83

83

  • Kesesuaian alokasi waktu

82

82

82

82

TOTAL SCORE SOFT SKILL

493

493

493

493

         
KNOWLEDGE        
Kelengkapan uraian materi

83

83

83

83

Kemampuan menjawab pertanyaan dengan tepat

80

80

80

80

Penguasaan materi

80

80

80

80

TOTAL SCORE KNOWLEDGE

243

243

243

243

 

Catatan: Dalam menyampaikan materi sudah cukup bagus

 

Jakarta,

Nama Penilai:

  1. Dewi Puji Astuti
  2. Farikhah
  3. Qurrota Ayun
  4. Widita Indryani Dewi

 

 

 

 


 
Leave a comment

Posted by on December 4, 2011 in Uncategorized

 

ANEKA BUMBU

BUMBU SIAP PAKAI

Membuat bumbu siap pakai bisa memudahkan pekerjaan, karena kita tidak membutuhkan waktu lama untuk meracik bumbu ketika memasak. Bumbu yang sudah jadi,bisa langsung dipakai, sehingga kita tinggal mempersiapkan bahan yang masakannya. Untuk mudahnya, ada empat macam bumbu siap pakai, yaitu bumbu pedas, bumbu kemiri, bumbu kuning, dan bumbu gulai/kari.

Membuat bumbu siap pakai sangat mudah. Aneka bumbu ini bisa dihaluskan secara manual atau dengan blender, proses bumbu dengan minyak gorengnya (jangan tambahkan air).

 

BUMBU PEDAS SIAP PAKAI

 

Bumbu ini bisa disajikan dasar untuk membuat aneka masakan Indonesia yang pedas-pedas. Dalam beberapa masakan pedas, yang membedakannya hanya bumbu daun atau beberapa macam rempah yang perlu ditambahkan kemudian. Dengan bumbu ini kita bisa membuat aneka masakan pedas, seperti Sambal Goreng Hati Ampela, Rendang Sumpu, Gulai Cencang, Nasi Goreng Pedas Komplit, Tumis Kangkung Bumbu Pedas, dan aneka masakan pedas lainnya.

 

Bahan:

30 butir bawnag merah

10 siung bawang putih

½ butir tomat

1 sdt terasi matang

1½ sdt garam

1 sdt gula pasir

180 ml minyak goreng

 

 

Cara membuat :

Haluskan semua bumbu, kemudian campur dengan minyak goreng.

Panaskan di atas api sedang, sambil sekali-sekali diaduk.

Masak sampai bumbu mendidih dan harum.

Angkat dan dinginkan. Simpan dalam wadah tertutup rapat.

Hasil 500 gram.

*bila tidak mau terlalu pedas, ganti sebagian cabe merah dengan cabai merah dengan cabai merah besar yang dibuang bijinya.


BUMBU KEMIRI SIAP PAKAI

 

Bumbu ini bisa dipakai untuk hampir semua masakan Indonesia yang menggunakan bumbu kemiri. Misalnya untuk masakan Sayur Lodeh Cabai Hijau, Opor Ayam, Soto Madura, Sup Kimbo, dan aneka masakan dengan bumbu gurih lainnya.

 

Bahan :

30 butir bawang merah

20 siung bawang putih

15 gram kemiri,sangrai sampai kecoklatan (supaya tidak langu)

2 sdt garam

1 sdt gula pasir

180 ml minyak goreng

 

 

 

Cara pembuatan :

Haluskan semua bumbu, kemudian campur dengan minyak goreng.

Panaskan di atas api sedang, sambil sekali-sekali diaduk.

Masak sampai bumbu mendidih dan harum.

Angkat dan dinginkan. Simpan dalam wadah tertutup rapat.

Hasil 500 gram.

 

 

BUMBU KUNING

 

 

Bumbu ini bisa dipakai untuk membuat aneka masakan Indonesia yang memakai bumbu kunyit, seperti Ayam Goreng Lengkuas, Acar Kuning, Terik Tahu Tempe, dan lain-lain. Bisa juga dibuat pedas dengan menambahkan cabai giling ke dalamnya.

Bahan :

30 butir bawang merah

15 siung bawang putih

5 cm kunyit

1 sdm ketumbar sangrai

½ sdt merica butir

2 cm jahe

4 cm lengkuas

1½ sdm garam

1 sdt gula pasir

180 ml minyak goreng

 

Cara Pembuatan :

Haluskan semua bahan bumbu, kemudian campur dengan minyak goreng.

Panaskan di atas api sedang, sambil sekali-sekali diaduk. Masak sampai bumbu mendidih dan harum.

Angkat dan dinginkan.

 

Simpan dlam wadah tertutup rapat.

Hasil 500 gram.

 

 

 

 

 

 

BUMBU GULAI DAN KARI SIAP

 

 

 

Bumbu ini bisa dipakai untuk membuat hampir semua masakan gulai atau kari. Untuk membuat kari, cukup dengan menambahkan klabet (bumbu khas untuk kari) ke dalamnya.

Bumbu ini bisa dipakai untuk membuat masakan Kari Kambing/Daging, Gulai Ayam,Gulai Nangka, dan lain-lain.

 

Bahan :

 

30 butir bawang merah

15 siung bawang putih

3 buah cabai merah besar, buang bijinya

1½ sdm ketumbar sangrai

1 sdt merica butir

½ sdt jinten

3 cm kunyit, bakar

3 cm jahe

3 cm lengkuas

1½ sdt garam

½ sdt gula pasir

200 ml minyak goreng

 

 

Cara Membuat :

Haluskan semua bahan bumbu, kemudian campur dengan minyak goreng.

Panaskan di atas api sedang, sambil sekali-sekali diaduk.

Masak sampai bumbu mendidih dan harum.

 

Angkat dan dinginkan.

Simpan dalam wadah tertutup rapat.

Hasil 500 gram

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Aneka bumbu siap pakai

No Gambar Nama Bahan Cara Pembuatan Contoh masakan
  Bumbu Pedas Siap Pakai 30 butir bawang merah

10 siung bawang putih

½ butir tomat

1 sdt terasi matang

1½ sdt garam

1 sdt gula pasir

180 ml minyak goreng

 

Haluskan semua bumbu, kemudian campur dengan minyak goreng.

Panaskan di atas api sedang, sambil sekali-sekali diaduk.

Masak sampai bumbu mendidih dan harum.

Angkat dan dinginkan. Simpan dalam wadah tertutup rapat.

Hasil 500 gram.

.

Sambal Goreng Hati Ampela, Rendang Sumpu, Gulai Cencang, Nasi Goreng Pedas Komplit, Tumis Kangkung Bumbu Pedas, dan aneka masakan pedas lainnya.

 

  Bumbu Kemiri Siap Pakai 30 butir bawang merah

20 siung bawang putih

15 gram kemiri,sangrai sampai kecoklatan (supaya tidak langu)

2 sdt garam

1 sdt gula pasir

180 ml minyak goreng

 

Haluskan semua bumbu, kemudian campur dengan minyak goreng.

Panaskan di atas api sedang, sambil sekali-sekali diaduk.

Masak sampai bumbu mendidih dan harum.

Angkat dan dinginkan. Simpan dalam wadah tertutup rapat.

Hasil 500 gram

Sayur Lodeh Cabai Hijau, Opor Ayam, Soto Madura, Sup Kimbo, dan aneka masakan dengan bumbu gurih lainnya.
  Bumbu Kuning Siap Pakai 30 butir bawang merah

15 siung bawang putih

5 cm kunyit

1 sdm ketumbar sangrai

½ sdt merica butir

2 cm jahe

4 cm lengkuas

1½ sdm garam

1 sdt gula pasir

180 ml minyak goreng

Haluskan semua bumbu, kemudian campur dengan minyak goreng.

Panaskan di atas api sedang, sambil sekali-sekali diaduk.

Masak sampai bumbu mendidih dan harum.

Angkat dan dinginkan. Simpan dalam wadah tertutup rapat.

Hasil 500 gram

Ayam Goreng Lengkuas, Acar Kuning, Terik Tahu Tempe, dan lain-lain.
  Bumbu Gulai dan Kari Siap 30 butir bawang merah

15 siung bawang putih

3 buah cabai merah besar, buang bijinya

1½ sdm ketumbar sangrai

1 sdt merica butir

½ sdt jinten

3 cm kunyit, bakar

3 cm jahe

3 cm lengkuas

1½ sdt garam

½ sdt gula pasir

200 ml minyak goreng

 

Haluskan semua bumbu, kemudian campur dengan minyak goreng.

Panaskan di atas api sedang, sambil sekali-sekali diaduk.

Masak sampai bumbu mendidih dan harum.

Angkat dan dinginkan. Simpan dalam wadah tertutup rapat.

Hasil 500 gram

Bumbu ini bisa dipakai untuk membuat masakan Kari Kambing/Daging, Gulai Ayam,Gulai Nangka, dan lain-lain.
           
           
           

 

 
Leave a comment

Posted by on December 4, 2011 in Uncategorized

 

ANEKA SAUS

MENGENAL ANEKA SAUS (SAUCE)

Saus merupakan bahan yg penting, terutama pd masakan asing karena saus inilah yg menentukan & mempertinggi rasa masakan.

Bahan dasar saus umumnya terdiri dr :
a. Bahan cair, yg berupa air, kaldu, susu atau sari buah.
b. Pengental, yg bisa berasal dr maezena, terigu atau
telur.
c. Bumbu2, yg membuat suatu jenis saus mempunyai rasa yg
khas.

Jenis saus itu sendiri ada 2 macam, yaitu asin dan
manis.

SAUS ASIN, terdiri dari 3 macam saus dasar :
1. Saus BECHAMEL atau HOLLANDAISE sauce, yg berwarna putih susu biasanya

dibuat dr campuran mentega/margarin dg tepung dan susu. Biasa dihidangkan
dg pasta, rolade atau sayuran.

 

2. Saus VELOUTE, yg berwarna jernih ini biasanya dibuat dr kaldu berbumbu.
3. Saus ESPAGNOLE atau DEMIGLACE, yg berwarna coklat terbuat dr campuran

mentega/margarin dg terigu yg digoreng sampai berwarna kecoklatan dan diberi

kaldu berbumbu. Biasa dihidangkan dg daging atau unggas.

 

SAUS MANIS.
Atau biasanya disebut dg vla, dihidangkan bersama
pudding.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
MACAM2 SAUS :

SAUS TIRAM

Oyster sauce, begitu nama lainnya, memang terbuat dari tiram. Bentuk dan warnanya hampir sama dengan kecap manis, tapi lebih kental. Banyak digunakan dalam masakan Thailand, China, dan Filipina. Saus tiram terbuat dari fermentasi ikan, dimasak dengan api sangat kecil, sehingga ikan menjadi hancur dan mengental.
Kini pembuatan saus tiram sudah lebih instan dengan penambahan pengental seperti tepung maizena. Untuk yang vegetarian, saus tiram dibuat dengan bahan dasar jamur. Saus tiram biasa digunakan untuk membuat aneka tumisan, mi goreng, masakan yang dikukus, nasi goreng, atau nasi tim.

SAUS TOMAT
Saos tomat merupakan saus berbentuk pasta dengan aroma khas tomat. Saos tomat dibuat dari campuran pure tomat (bubur tomat kental) dengan bahan tambahan makanan seperti gula, garam, cuka, rempah-rempah (lada, cengkeh, bawang putih dan kayu manis), pati maizena, dan pengawet. Saos tomat biasa ditambahkan sebagai bahan penyedap dan penambah rasa pada makanan tertentu seperti bakso dan mi ayam.

SAUS HOISIN
Saus berwarna cokelat kemerahan ini dibuat dari kacang keledai, garam, cabai, gula, bawang putih, cuka, dan terigu. Rasanya manis tajam. Saus ini dapat dipakai untuk masakan atau disajikan begitu saja untuk celupan daging, dan sebagainya.

SAUS CABAI
Saus ini dibuat dari cabai dan cuka, karenanya sangat pedas dan tajam rasanya. Saus ini mudah diperoleh. Orang menggunakan saus ini untuk memberikan rasa khas pada berbagai masakan China yang sedap rasanya.

 

BECHAMEL SAUCE
Saus yg berwarna putih dan gurih ini dibuat dg cara merebus susu cair dg api kecil, lalu masukkan mentega dan bawang bombay cincang. Sambil diaduk beri garam,
lada dan pala. Setelah mendidih kentalkan dg larutan terigu lalu saring.

BROWN SAUCE
Saus berwarna coklat dan gurih dibuat dg bahan dasar tulang sapi yg telah dipanggang slm 2 jam. Laludirebus bersama bawang daun, bawang bombay, wortel dan cengkih. Rebus sampai mendidih lalu dikentalkan dg terigu, saring lalu ditambahkan lada dan garam. Dihidangkan utk aneka steak.
MORNAY SAUCE
Campur dan aduk kuning telur dg krim lalu panaskan dg api kecil, tambahkan saus Bechamel aduk rata, angkat. Lalu taburi dg keju parut.
Biasanya digunakan sbg pencelup (dip sauce) aneka sayuran rebus.

WORCESTERSHIRE SAUCE
Saus khas Inggris yg terkenal dg nama KECAP INGGRIS ini terbuat dr campuran kecap asin, cuka molases, cabai dan rempah lainnya. Citarasanya gurih dan
sedikit asam dan berwarna coklat, dijual dlm kemasan botol. Digunakan utk hidangan sup atau saus steak dan jg tumisan ala Cina.

TABASCO SAUCE
Adalah saus khas Mexico yg terbuat dr cabe merah Mexico. Nama Tabasco diambil dr nama daerah di Mexico yg merupakan tempat asal merica/lada. Saus ini rasanya
asam, pedas menyengat, berwarna oranye muda dan berbentuk cair. Dijual dlm kemasan botol mungil.

SALSA SAUCE
Saus yg dibuat dr campuran tomat merah, bawang bombay dan avokad yg dipotong dadu kecil, dibubuhi cuka dan merica hitam sehingga rasanya asam segar. Dijual dlm kemasan botol.

ALFREDO SAUCE
Merupakan salah satu jenis saus putih yg dipakai sbg pelengkap (disiram) makanan Italia, khususnya pasta.

THOUSAND ISLAND SAUCE
Saus yg berbahan dasar mayones, yg dibubuhi saus tomat dan saus cabai. Rasanya paduan manis dan asam segar. Cocok digunakan sbg saus salad. Dijual dlm kemasan botol.

 

 

 
SAUS ASAM MANIS
Dapat diperoleh dlm kemasan siap pakai yg dijual dlm botol kaca. Bisa dibuat sendiri: 5 sdm saus tomat dimasak hingga kental bersama 2 sdt gula pasir, 1 sdt
garam, 1/4 sdt merica bubuk, 100 cc air dan dikentalkan dg 1/2 sdt maezena yg dilarutkan dg sedikit air.

 

BOLOGNESE SAUCE
Biasa dipakai sebagai topping pizza. Terdiri dr campuran tomat dan bumbu khas Italia. Dijual dlm kemasan botol kaca.

NUOC MAM
Saus asal Vietnam ini rasanya asin, warnanya kecoklatan. Terbuat dr sejenis ikan kecil dan dikemas dlm botol, dijual di pasar swalayan terkemuka.

PASTA TAHINA
Saus khas dr Timur Tengah ini teksturnya kental, terbuat dr wijen sangrai yg dibubuhi bawang putih.
Biasa dipakai utk salad, jg campuran kue atau biskuit. Dijual dlm kemasan botol di swalayan terkemuka.

TACO SAUCE
Saus khas Mexico. Terbuat dr campuran daging cincang, kacang merah, cabai, paprika dan tomat. Dijual dlm kemasan botol.

TERIYAKI SAUCE
Saus khas Jepang yg terbuat dr kecap asin, jahe, kaldu dan mirin. Berwarna coklat kehitaman. Dpt dibuat sendiri dg mencampur : 4 sdm kecap asin, 2 sdm gula
pasir, 1/4 sdt jahe parut, 1 sdm sake & 6 sdm mirin.

PLUM SAUCE
Saus yg terbuat dr buah plum, gula, cuka, kecap dan rempah2. Warnanya merah kecoklatan, rasanya asam gurih. Banyak digunakan pd masakan Cina. Dijual dlm
kemasan botol kaca.

 

 

Berikut lengkapnya mengenai macam-maca saus :

ANEKA SAUS

 

NO

GAMBAR

NAMA SAUS

FUNGSI

CARA PEMBUATAN /KOMPOSISI

CARA PENYAJIAN

1 Saus Tiram Untuk membuat aneka tumisan, masakan yang dikukus, nasi goreng, dll

 

 

terbuat dari fermentasi ikan, dimasak dengan api sangat kecil Dicampur pada masakan
2 Saus Tomat Sebagai penyedap dan penambah rasa pada makanan dibuat dari campuran pure tomat (bubur tomat kental) dengan bahan tambahan makanan seperti gula, garam, cuka, rempah-rempah (lada, cengkeh, bawang putih dan kayu manis), pati maizena, dan pengawet Campurkan pada masakan atau langsung disajikan
3 Saus Hoisin Sebagai campuran makanan atau sebagai celupan daging, dsb dibuat dari kacang keledai, garam, cabai, gula, bawang putih, cuka, dan terigu Campurkan pada masakan atau langsung disajikan
4 Saus Cabai Untuk memberikan rasa khas pada masakan Terbuat dari cabai dan cuka Campurkan pada masakan,
5 Brown Sauce Saus penyedap untuk aneka steak tulang sapi yg telah dipanggang slm 2 jam. Laludirebus bersama bawang daun, bawang bombay, wortel dan cengkih. Rebus sampai mendidih lalu dikentalkan dg terigu, saring lalu ditambahkan lada dan garam. Siram di atas daging
6 Mornay Sauce Sebagai pncelup aneka sayuran rebus Campur dan aduk kuning telur dg krim lalu panaskan dg api kecil, tambahkan saus Bechamel aduk rata, angkat. Lalu taburi dg keju parut Langsung digunakan.

 

7 Worcestershire Sauce Digunakan untuk hidangan sup atau saus steak dan tumis ala China Terbuat dari campuran kecap asin, cuka molases, cabai dan rempah lainnya Dicampur pada masakan
8 Bechamel Sauce Menambah rasa gurih pada masakan dibuat dg cara merebus susu cair dg api kecil, lalu masukkan mentega dan bawang bombay cincang. Sambil diaduk beri garam,
lada dan pala. Setelah mendidih kentalkan dg larutan terigu lalu saring.
Campurkan pada masakan
9 Tabasco Sauce Sebagai penyedap rasa Terbuat dari cabe merah Mexico Campurkan pada makanan
10 Salsa Sauce Sebagai penyedap rasa pada makanan, memberi rasa segar dibuat dr campuran tomat merah, bawang bombay dan avokad yg dipotong dadu kecil, dibubuhi cuka dan merica hitam Campurkan pada masakan
11 Alfredo Sauce sbg pelengkap makanan   Disiram pada makanan seperti pasta
12 Thousand Island Sauce Sebagai bahan pembuat salad berbahan dasar mayones, yg dibubuhi saus tomat dan saus cabai. Rasanya paduan manis dan asam segar Campurkan pada masakan
13 Saus Asam Manis Sebagai penyedap masakan dan penambah cita rasa  5 sdm saus tomat dimasak hingga kental bersama 2 sdt gula pasir, 1 sdt
garam, 1/4 sdt merica bubuk, 100 cc air dan dikentalkan dg 1/2 sdt maezena yg dilarutkan dg sedikit air
Campurkan pada masakan
14 Bolognese Sauce Sebagai topping Terdiri dr campuran tomat dan bumbu khas Italia Oles pada makanan seperti pizza dan campurkan pada makanan
15 Nuoc Nam Sebagai penyedap masakan Terbuat dari sejenis ikan kecil dan dikemas dlm botol Campurkan pada makanan
16 Pasta Tahina Sebagai campuran kue atau biskuit, salad,  terbuat dr wijen sangrai yg dibubuhi bawang putih. Campurkan pada makanan atau adonan kue
17 Taco Sauce Sebagai penyedap rasa, pelengkap makanan, Terbuat dr campuran daging cincang, kacang merah, cabai, paprika dan tomat Campurkan pada makanan, langsung disajikan
18 Teriyaki Sauce Menambah cita rasa pada makanan terbuat dr kecap asin, jahe, kaldu dan mirin. Berwarna coklat kehitaman. Dpt dibuat sendiri dg mencampur : 4 sdm kecap asin, 2 sdm gula
pasir, 1/4 sdt jahe parut, 1 sdm sake & 6 sdm mirin
Campukan pada masakan
19 Plum Sauce Menambah cita rasa pada masakan terbuat dr buah plum, gula, cuka, kecap dan rempah2 Campurkan pada masakan

 

 

 
Leave a comment

Posted by on December 4, 2011 in Uncategorized

 

KARYA TULIS ILMIAH “PENGARUH POLA MAKAN SEHAT DAN SEIMBANG BAGI KESEHATAN MAHASISWA JURUSAN GIZI POLITEKNIK KEMENTERIAN KESEHATAN JAKARTA II”

PENGARUH POLA MAKAN SEHAT DAN SEIMBANG

BAGI KESEHATAN MAHASISWA JURUSAN GIZI POLITEKNIK KEMENTERIAN KESEHATAN JAKARTA II

 

 

 

 

 

 

 

DISUSUN OLEH :

 1. Agita Kurniawati

2. Hardini Aqrhizna Putri

3. Kevinti Febrina

4. Isyna Saiidah

5. Septiafitri Nur Sulistyonindah

 

 

KELAS 1-B

D3 GIZI POLITEKNIK KESEHATAN

KEMENTERIAN KESEHATAN JAKARTA II

2011

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KATA PENGANTAR

 

Puji serta syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas semiskripsi yang berjudul “Pengaruh Pola Makan Sehat dan Seimbang bagi Mahasiswa Gizi Politeknik Kesekatan Kementerian Kesehatan Jakarta II” dengan tujuan untuk memenuhi tugas Bahasa Indonesia D3 Gizi Semester 1.

Semiskripsi ini berisi pengetahuan mengenai pola makan sehat dan seimbang. Selain manfaat pola makan sehat dan seimbang, semiskripsi ini juga menyebutkan pengaruhnya bagi kesehatan, serta penerapannya di kehidupan sehari-hari.

Penulis mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak yang telah membantu dalam penyusunan semiskripsi ini,

  1. Bapak Suprianaf, selaku dosen Bahasa Indonesia D3 Gizi Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Jakarta II yang telah membimbing kami dalam pembuatan semiskripsi ini.
  2. Penulis yang tulisannya kami kutip sebagai bahan rujukan.
  3. Pihak perpustakaan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Jakarta II yang telah membantu kami mendapatkan bahan-bahan yang diperlukan dalam pembuatan semiskripsi ini.
  4. Keluarga dan teman-teman yang telah memberikan semangat sehingga kami dapat menyelesaikan tugas semiskripsi ini.

 

Penulis sangat menyadari semiskripsi  ini masih banyak kekurangannya. Oleh karena itu, mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam pembuatan semiskripsi ini.

Kritik serta saran yang membangun selalu terbuka demi kesempurnaan semiskripsi ini. Semoga semiskripsi ini dapat bermanfaat bagi siapa saja yang membacanya.

 

Jakarta, 13 November 2011

                                                 Penulis,

 

Kelompok

 

 

 

 

ABSTRAK

 

Agita Kurniawati, Hardini A.P, Isyna Saiidah, Kevinti Febrina, Septiafitri N.S Pengaruh Pola Makan Sehat dan Seimbang bagi Kesehatan Mahasiswa Gizi Poltekkes Kemenkes Jakarta II. Semiskripsi. Jakarta:Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta II, November 2011.

Setiap manusia membutuhkan makan untuk mempertahankan kelangsungan kehidupannya. Kebutuhan tersebut dapat ditinjau dari pola makan yang diterapkan. Pola makan sangat berpengaruh bagi kesehatan manusia serta berpengaruh terhadap kinerja tubuh dalam melakukan aktifitas sehari-hari. Pola makan yang kurang sehat akan menimbulkan dampak negatif bagi tubuh, salah satunya menyebabkan ketidakmaksimalan kinerja tubuh dalam melaksanakan aktifitas sehari-hari. Oleh karena itu, pola makan yang dibutuhkan oleh tubuh adalah pola makan yang sehat dan seimbang karena pola makan tersebut memenuhi aspek yang dibutuhkan tubuh yaitu kandungan gizi seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan air di mana porsi yang dikonsumsi sesuai dengan energi yang diperlukan dalam aktifitas per harinya. Pola makan seperti ini dapat mencegah terjadinya obesitas (kegemukan) yang disebabkan oleh ketidakseimbangan antara konsumsi energi dan kebutuhan, yaitu mengonsumsi lebih banyak energi dari pada pengeluaran energi.

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui aspek pola makan sehat dan seimbang baik manfaatnya, pengaruhnya bagi kesehatan, serta penerapannya sehingga masyarakat tergerak untuk menerapkan pola makan sehat dan seimbang di kehidupan sehari-harinya.

DAFTAR ISI

                                                                                                                     Halaman

HALAMAN SAMPUL…………………………………………………………………………………i

HALAMAN LOGO…………………………………………………………………………………….ii

KATA PENGANTAR………………………………………………………………………………..iii

ABSTRAK………………………………………………………………………………………………..iv

DAFTAR ISI………………………………………………………………………………………………v

BAB I PENDAHULUAN

1.1              Latar Belakang Masalah………………………………………………………….1

1.2              Identifikasi Masalah……………………………………………………………….2

1.3              Pembatasan Masalah………………………………………………………………2

1.4              Rumusan Masalah………………………………………………………………….3

1.5              Tujuan Penelitian…………………………………………………………………..3

1.6              Kegunaan Penelitian……………………………………………………………….3

1.7              Ruang Lingkup Penelitian……………………………………………………….4

BAB II KAJIAN PUSTAKA

2.1       Pola Makan Sehat dan Seimbang

2.1.1 Pengertian……………………………………………………………………..5

2.1.2 Zat-zat Gizi……………………………………………………………………5

2.1.3 Manfaat………………………………………………………………………..8

2.2       Pola Makan Tidak Sehat dan Seimbang

2.2.1 Conroh………………………………………………………………………….8

2.2.2 Akibat……………………………………………………………………………

2.3 Pengaruh Pola Makan Sehat dan Seimbang bagi Kesehatan……………11

2.4 Penerapan Pola Makan Sehat dan Seimbang…………………………………12

 

BAB III PENUTUP

3.1       Kesimpulan…………………………………………………………………………17

3.2       Saran…………………………………………………………………………………..17

DAFTAR PUSTAKA………………………………………………………………………………..18

DAFTAR RIWAYAT HIDUP……………………………………………………………………19

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB I PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang Masalah

Di usia ketika memulai perkuliahan merupakan waktu yang tepat untuk beraktifitas penuh. Beratnya kewajiban untuk belajar dan beraktivitas, membuat mahasiswa lebih menyukai segala sesuatu yang serba cepat dan praktis sehingga lupa akan pentingnya kesehatan, seperti mengkonsumsi makanan siap saji yang kandungan gizinya tidak lengkap bahkan lebih banyak mengandung lemak.

Menurut beberapa dokter, jika kandungan kalori dan kolesterol yang tinggi dan rendah serat serta tidak diimbangi dengan aktivitas fisik atau olahraga biasanya akan menyebabkan lemak mudah terbentuk dalam tubuh sehingga dapat menimbulkan berbagai penyakit serta ancaman obesitas.

Setelah penyakit mulai menyerang, barulah kita sadar kalau ada yang salah dengan gaya hidup. Salah satu yang paling berpengaruh adalah pola makan. Oleh karena itu, kita harus bisa mengatur pola makan yang sehat dan seimbang. Pengaturan pola makan yang sehat dan seimbang perlu diimbangi dengan olahraga dan istirahat cukup. Melalui pengaturan pola makan yang baik, perkembangan penyakit dapat dicegah.

Berdasarkan hal tersebut, semiskripsi ini dibuat agar masyarakat khususnya mahasiswa mengenal lebih jauh mengenai pentingnya pola makan sehat dan seimbang bagi kelangsungan hidup baik manfaatnya,  pengaruhnya

 

BAB II KAJIAN PUSTAKA

 

2.1  Pola Makan Sehat dan Seimbang.

 

2.1.1        Pengertian

 

Dalam kamus besar Bahasa Indonesia, pola diartikan sebagai suatu sistem, cara kerja atau usaha untuk melakukan sesuatu (Depdiknas, 2001). Dengan demikian, pola makan yang sehat dapat diartikan sebagai suatu cara atau usaha untuk melakukan kegiatan makan secara sehat.

 

Andi (2011) mengemukakan pola makan sehat adalah suatu cara atau usaha dalam pengaturan jumlah dan jenis makanan dengan maksud tertentu seperti mempertahankan kesehatan, status nutrisi, mencegah atau membantu kesembuhan penyakit.1

 

Sedangkan pola makan sehat dan seimbang yang dimaksud dalam semiskripsi ini adalah pola makan yang teratur di mana makanan yang dikonsumsi mengandung zat-zat gizi yang jumlahnya sesuai dengan asupan gizi yang dibutuhkan tubuh.

 

2.1.2        Zat-zat Gizi

Mengonsumsi pola makan yang seimbang merupakan sudah anjuran mendasar yang hakiki bagi semua orang. Di mana asupan zat gizi yang terkonsumsi menentukan aspek kesehatan nutrisi setiap individu.

1http://www.gayahidupsehat.org

Zat-zat gizi tersebut adalah :

Karbohidrat

Karbohidrat sangat dibutuhkan oleh tubuh, karena zat inilah yang memiliki peran penting sebagai penopang sumber tenaga utama untuk kegiatan sehari-hari tubuh manusia. Zat karbohidrat terdapat pada makanan:

Tepung-tepungan

Penting adanya untuk senantiasa mengonsumsi salah satu makanan sumber tepung-tepungan setiap kali makan. Contohnya: nasi, kentang mie, ubi, singkong, dan lainnya. Bila tubuh mengalami ketidakcukupan zat karbohidrat, maka gejala paling awal yang paling mudah didapati adalah tubuh terasa lebih cepat lelah karena kekurangan tenaga dari biasanya.

Gula

Gula bisa didapat pada makanan, antara lain: gula pasir, gula merah, gula batu, sirup, madu dan kue manis. Namun perlu diwaspadai, pola konsumsi gula perlu dibatasi. Meninjau karena zat gula tidak memiliki kandungan zat gizi lainnya kecuali karbohidrat. Dengan demikian kebanyakan gula hanya akan mengakibatkan kegemukan pada tubuh.

 

 

Lemak

Banyak yang belum mengetahui, bahwasanya lemak merupakan sumber tenaga juga, namun karena bentuknya lebih memakan waktu dan sulit diserap oleh tubuh. Lemak merupakan zat yang bersifat sebagai cadangan energi bagi tubuh. Lemak yang berlebihan dapat membuat tubuh menjadi gemuk. Lemak terdapat pada minyak, margarin, santan, kulit ayam, kulit bebek dan lemak hewan lainnya.

Protein

Protein berfungsi untuk pertumbuhan tubuh dan mengganti jaringan yang rusak pada tubuh. Jelas sekali kebutuhan zat protein sudah mutlak dibutuhkan oleh tubuh setiap hari. Protein terdapat pada: Ikan, ayam, daging, telur, susu, tahu, tempe serta kacang-kacangan.

Vitamin & Mineral
Seperti telah diketahui bersama, vitamin dan mineral memiliki fungsi untuk membantu melancarkan kinerja tubuh. Vitamin dan mineral banyak terdapat pada sayuran dan buah-buahan.

Serat
Serat memiliki banyak fungsi bagi tubuh, diantara lain :

  • Membantu menurunkan glukosa darah
  • Membantu menurunkan lemak darah
  • Melancarkan buang air besar

2.1.3        Manfaat

Pola makan sehat dan seimbang sangat bermanfaat bagi tubuh, diantaranya menjaga kondisi tubuh untuk tetap sehat dan dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Selain itu pola makan sehat dan seimbang juga dapat meningkatkan konsentrasi serta kinerja otak. Pola makan sangat berpengaruh bagi kesehatan manusia serta berpengaruh terhadap kinerja tubuh dalam melakukan aktifitas sehari-hari. Pola makan yang kurang sehat akan menimbulkan dampak negatif bagi tubuh salah satunya menyebabkan ketidakmaksimalan kinerja tubuh dalam melaksanakan aktifitas sehari-hari.

 

2.2  Pola Makan Tidak Sehat.

2.2.1        Contoh Pola Makan Tidak Sehat.

Melewatkan sarapan

Banyak orang yang masih belum menyadari arti pentingnya sarapan. Mungkin bagi sebagian orang, sarapan berarti hanya mengisi makanan ke perut saja.
Padahal fungsinya tidak hanya sebatas menjaga agar lambung tidak kosong saja, melainkan juga untuk meningkatkan energi dan konsentrasi pada otak dan tubuh. Menyantap sarapan juga membantu Kita agar tidak makan terlampau banyak pada siang hari.

Makan sebelum tidur
Belum ada penelitian yang mampu membuktikan bahwa makan sebelum tidur dapat menyebabkan bertambahnya berat tubuh seseorang, namun menyantap makanan terlalu banyak atau menyantap makanan pedas, berlemak dan minum kafein minimal 3 jam sebelum tidur dapat mengurangi kualitas dan lamanya tidur lelap yang seharusnya kita dapatkan. Akibatnya, esok hari Kita terbangun dengan tubuh lemas, lunglai dan tak bersemangat. Para ahli mengatakan bahwa menyantap makanan berlemak sebelum tidur dapat membuat kerja lambung menjadi lebih lambat sehingga makanan masih tetap tertinggal di lambung pada saat kita tidur. Sedangkan menyantap makanan pedas sebelum tidur dapat membuat perut Kita serasa “terbakar” menjelang saat tidur.

Makan sambil melakukan kegiatan lain
Selain terlihat tidak sopan, tapi makan sambil berbicara di telepon, bermain video game atau yang lebih parah, menonton TV secara tak sadar dapat membuat makan lebih banyak. Jika melakukan hal ini, jangan heran jika angka timbangan kita terus bertambah. Makan sembarimelakukan kegiatan lain, akan membuat Kita mengabaikan jumlah kalori yangKita santap. Apalagi jika kita mengonsumsi snack favorit. Biasanya lebih sulit lagi menghentikan jumlah kalori yang terus masuk ke tubuh.

Kurang minum air putih
Air putih sangat penting bagi kehidupan setiap makhluk hidup di bumi. Namun yang tak diketahui oleh banyak orang adalah bahayanya kurang minum air putih. Kurang minum air putih ternyata dapat membuat proses metabolisme tubuh terganggu, contohnya adalah tubuh membutuhkan air untuk membakar kalori, jika kita kurang minum air putih, otomatis proses pembakaran tak berjalan lancar. Sebaiknya, minum banyak air putih setiap hari. Para ahli menganjurkan minum air putih minimal 8-10 gelas perhari untuk menjaga kesehatan. Jika selama ini kita senang minum soda, kopi atau minuman lain, alangkah baiknya jika kita menyingkirkan semua itu dan menggantinya dengan minum air putih. Biasakan diri untuk meminum segelas air putih setelah bangun dari tidur.

Kurang menyantap sayur dan buah
Makanan dengan rasa sayur atau buah tidak dapat digolongkan dalam kategori sayur dan buah. Contohnya adalah permen, berondong jagung, keripik pisang, dll. Para ahli menganjurkan untuk menyantap minimal 5 jenis buah atau sayuran per hari. Jika kurang suka menyantap buah dan sayur, kita dapat membuatnya menjadi aneka jus yang menarik. Jangan lupa tubuh membutuhkan vitamin yang berasal dari sayuran dan buah-buahan, karena itu sayangilah tubuh kita.

 

 

2.2.2        Akibat dari Pola Makan Tidak Sehat dan Seimbang

Kemajuan yang terjadi di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia, banyak menimbulkan perubahan, baik dari gaya hidup maupun pola makan bagi penduduknya. Perubahan gaya hidup dari yang sederhana menjadi serba cepat atau instan menyebabkan banyak orang memanfaatkan kemajuan teknologi di masa kini. Sebagai contoh, untuk efisiensi waktu maka selalau pergi dengan mengendarai motor. Akibatnya tubuh kurang banyak bergerak.

Selain itu, kesibukan yang dihadapi oleh mahasiswa juga menyebabkan mereka hanya duduk belajar, menyelesaikan tugas-tugas, dan menghadapi stress. Pemikiran yang serba instan ini menyebabkan banyak orang melirik ke makanan fast food atau junkfood untk dikonsumsi. Perubahan-perubahan ini dapat dengan mudah memicu timbulnya berbagai penyakit degeneratif di usia muda, yang sangat merugikan generasi penerus bangsa.

 

2.3      Pengaruh Pola Makan Sehat dan Seimbang bagi Kesehatan

Pola makan sangat berpengaruh bagi kesehatan tubuh, dengan pola makan yang sehat dan seimbang mahasiswa dapat beraktivitas dengan baik serta memiliki daya tahan tubuh yang kuat. Selain itu, mahasiswa dapat memiliki konsentrasi tinggi karena kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan terpenuhi secara tepat waktu. Dengan demikian, stamina tubuh serta kinerja otak akan meningkat sehingga, mahasiswa dapat melakukan aktifitas sehari-hari dengan baik.

 

2.4      Penerapan pola makan sehat dan seimbang.

Pola makan sehat dan seimbang sangat perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam hal ini, pedoman sangat diperlukan demi terciptanya pola makan sehat dan seimbang yang diharapkan.

Departemen kesehatan RI menyebutkan bahwa pedoman pola makan sehat untuk masyarakat secara umum yang sering digunakan adalah pedoman Empat Sehat Lima Sempurna, Makanan Triguna, dan pedoman yang paling akhir diperkenalkan adalah 13 Pesan dasar Gizi Seimbang.2

 

Pengertian makanan triguna adalah makanan sehari-hari harus mengandung:

  1. karbohidrat dan lemak sebagai zat tenaga
  2. protein sebagai zat pembangun
  3. vitamin dan mineral sebagai zat pengatur.

Pedoman 13 Pesan Dasar Gizi Seimbang menyampaikan pesan-pesan untuk mencegah masalah gizi dan mencapai gizi seimbang guna menghasilkan kualitas sumber daya manusia yang andal. Garis besar pesan-pesan tersebut seperti dijelaskan oleh Dirjen Binkesmas Depkes RI (1997) antara lain:

  1. 1.      Makanlah makanan yang beraneka ragam, yaitu mengandung karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral, dan serat makanan dalam jumlah dan proporsi yang seimbang menurut kebutuhan masing-masing kelompok (bayi, balita, anak, remaja, ibu hamil dan menyusui, orang dewasa dan lansia).

 

2Departemen Kesehatan RI, 13 Pesan Dasar Gizi Seimbang(Jakarta: Depkes,1996), halaman 3.

Benny A. Kodyat, misalnya mengemukakan :

Tiada satu pun jenis makanan yang mengandung semua zat gizi,yang mampu membuat seseorang untuk hidup sehat. Oleh karena itu, setiap orang perlu mengkonsumsi anekaragam makanan. Makan makanan yang beraneka ragam sangat bermanfaat bagi kesehatan. Sebab kekurangan atau kelangkaan zat gizi tertentu, pada satu jenis makanan, akan dilengkapi oleh zat gizi serupa dari makanan yang lain.3

 

Jadi, masing-masing makanan dalam susunan anekaragam menu seimbang akan saling melengkapi. Makan makanan yang beranekaragam akan menjamin terpenuhinya kecukupan sumber zat tenaga, zat pembangun, dan zat pengatur bagi kebutuhan seseorang.

2.  Makanlah makanan untuk memenuhi kebutuhan energi. Energi dan tenaga dapat diperoleh dari makanan sumber karbohidrat, lemak serta protein. Energi dibutuhkan untuk metabolisme dasar (seperti untuk menghasilkan panas tubuh serta kerja organ-organ tubuh) dan untuk aktivitas sehari-hari seperti belajar, bekerja serta berolah raga. Kelebihan energi akan menghasilkan obesitas, sementara kekurangan energi dapat menyebabkan kekurangan gizi seperti marasmus.

3.  Makanlah makanan sumber karbohidrat setengah dari kebutuhan energi. Karbohidrat sederhana, seperti gula dan makanan manis sebaiknya dikonsumsi dengan memperhatikan azas tepat waktu, tepat indikasi dan tepat jumlah.

3Benny A. Kodyat, Panduan Umum Gizi Seimbang untuk Remaja(Jakarta: Jendral Pembinaan Kesehatan Masyarakat,1995), halaman 9.

Makanan ini sebaiknya dimakan pada siang hari ketika kita akan atau sedang melakukan aktivitas dan jumlahnya tidak melebihi 3-4 sendok makan gula/hari.

Karbohidrat kompleks sebaiknya dikonsumsi bersama makanan yang merupakan sumber unsur gizi lain seperti protein, lemak/minyak, vitamin dan mineral. Seyogyanya 50-60% dari kebutuhan energi diperoleh dari karbohidrat kompleks.

4.  Batasi konsumsi lemak dan minyak sampai seperempat dari kecukupan energi. Konsumsi lemak dan minyak berlebihan, khususnya lemak/minyak jenuh dari hewan, dapat beresiko kegemukan atau dislipidemia pada orang-orang yang mempunyai kecenderungan ke arah tersebut. Dislipidemia atau kenaikan kadar lemak (kolesterol atau trigliserida) dalam darah merupakan faktor untuk terjadinya penyakit jantung koroner dan stroke. Konsumsi lemak/minyak dianjurkan tidak melebihi 20% dari total kaori dan perlu diingat bahwa unsur gizi ini juga memiliki peran tersendiri sebagai sumber asam lemak esensial serta juga membantu penyerapan beberapa vitamin yang larut dalam lemak.

5.  Gunakan garam beryodium. Penggunaan garam beryodium dapat mencegah Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY). Namun, penggunaan garam yang berlebihan juga tidak dianjurkan karena garam mengandung natrium yang bisa meningkatkan tekanan darah. Sebaiknya konsumsi garam tidak melebihi 6 gram atau 1 sendok teh per hari.

6. Makanlah makanan sumber zat besi. Makanan seperti sayuran hijau, kacang-kacangan, hati, telur dan daging banyak mengandung zat besi dan perlu dikonsumsi dalam jumlah yang cukup untuk mencegah anemia gizi.

7.  Berikan ASI saja pada bayi sampai berumur 4 bulan. Untuk dapat memberikan ASI dengan baik, ibu menyusui harus meningkatkan jumlah dan mutu gizi makanannya selama hamil dan menyusui. Makanan Pendamping ASI (PASI) hanya boleh diberikan setelah usia bayi lebih dari 4 bulan dan pemberiannya harus bertahapmenurut umur, pertumbuhan badan serta perkembangan kecerdasan.

8.  Biasakan makan pagi. Makan pagi dengan makanan yang beraneka ragam akan memenuhi kebutuhan gizi untuk mempertahankan kesegaran tubuh dan meningkatkan produktifitas dalam bekerja. Pada anak-anak, makan pagi akan memudahkan konsentrasi belajar sehingga prestasi belajar bisa lebih ditingkatkan.

9.  Minumlah air bersih, aman dan cukup jumlahnya. Air minum harus bersih dan bebas kuman. Minumlah air bersih sampai 2 liter per hari sehingga metabolisme tubuh kita bisa berjalan lancar mengingat air sangat dibutuhkan sebagai pelarut unsur gizi bagi keperluan metabolisme tersebut. konsumsi air yang cukup dapat menghindari dehidrasi dan akan menurunkan resiko infeksi serta batu ginjal.

10. Lakukan kegiatan fisik atau olah raga yang teratur. Kegiatan itu akan  membantu mempertahankan berat badan normal disamping meningkatkan kesegaran tubuh, memperlancar aliran darah dan mencegah osteoporosis khususnya pada lansia.

11. Hindari minum minuman beralkohol. Alkohol bersama-sama rokok dan obat-obatan terlarang lainnya harus dihindari karena dapat membawa risiko untuk terjadinya berbagai penyakit degeneratif, vaskuler dan kanker.

12. Makanlah makanan yang aman bagi kesehatan. Makanan yang tidak tercemar, tidak mengandung kuman atau parasit lain, tidak mengandung bahan kimia berbahaya dan makanan yang diolah dengan baik sehingga unsur gizi serta cita rasanya tidak rak, merupakan makanan yang aman bagi kesehatan.

13. Bacalah label pada makanan yang dikemas. Label pada makanan kemasan harus berisikan tanggal kadaluwarsa, kandungan gizi dan bahan aktif yang digunakan. Konsumen yang berhati-hati dan memperhatikan label tersebut akan terhindar dari makanan rusak, tidak bergizi dan makanan berbahaya. Selain itu, konsumen dapat menilai halal tidaknya makanan tersebut (Dirjen Binkesmas Depkes RI, 1997

 

 

 

 

 

 

BAB III PENUTUP

 

3.1    Kesimpulan

Dari hasil penelitian penulis menyimpulkan bahwa menjaga pola makan agar tetap sehat dan seimbang sangatlah penting khususnya di kalangan mahasiswa yang memiliki aktivitas fisik yang cukup padat. Hal ini dikarenakan jika kita tidak menjaga pola makan kesehatan kita akan terganggu dan penyakit sangat mudah menyerang tubuh kita. Menjaga pola makan sehat bisa dilakukan dengan cara mengkonsumsi makanan yang kaya nutrisi, konsumsi padi-padian penuh, makan dalam ukuran yang layak, makan secara teratur, seimbangkan pilihan makan anda setiap hari, dan buat perubahan secara bertahap.

3.2    Saran

Penulis menyarankan kepada pembaca khususnya para mahasiswa untuk lebih memperhatikan pola makan dan memperbaiki pola makan yang kurang teratur karena dengan pola makan yang sehat dan seimbang dapat menjaga kesehatan agar aktivitas berjalan lancar. Maka mulai sekarang mari kita merubah pola makan kita menjadi sehat dan seimbang sehingga kualitas diri kita dan masyarakat Indonesia bisa menjadi lebih baik.

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

  1. Buku

Pollan, Michael. Food Rules Pedoman Bagi Para Penyantap Makanan. Jakarta: Opus, 2008.

Kodyat, B.A., Panduan Umum Gizi Seimbang untuk Remaja. Jakarta: Jendral Pembinaan Kesehatan Masyarakat, 1995.

Departemen Kesehatan RI. 13 Pesan Dasar Gizi Seimbang. Jakarta: Depkes,

1996.

 

  1. Internet

http://tipsku.info/pengertian-pola-makan/

www.gayahidup.org

www.wikipedia

http://www.tipskesehatankeluarga.com/makanan-sehat-menuju-hidup-sehat.html

http://www.eurekaindonesia.org/makanan-bergizi-seimbang/

http://agungswastika.wordpress.com/kesehatan/makanan-sehat-seimbang/

 

 

 

 

RIWAYAT HIDUP

 

Nama Lengkap                    : Kevinti Febrina

Tempat/Tanggal Lahir          : Jakarta 30 Juli 1993

Agama                                  : Islam

Alamat                                  : Inkopad Blok E4/3, Tajurhalang-

Bogor

Pendidikan terakhir              : SMA

 

 

 

Nama Lengkap                        : Isyna Saiidah

Tempat/Tanggal Lahir : Depok 04 Agustus 1993

Agama                                     : Islam

Alamat                                                : Jalan giring-giring 5 No.474 Depok Pendidikan terakhir                 : SMA

 

 

Nama Lengkap                        : Hardini Aqrhizna Putri                     Tempat/Tanggal Lahir : Jakarta 12 Februari 1993

Agama                                     : Islam

Alamat                                                : Jalan Kemang Utara IX no.83

Jakarta Selatan

Pendidikan terakhir                 : SMA

 

 

Nama Lengkap                        : Agita Kurniawati

Tempat/Tanggal Lahir            : Depok, 09 Agustus 1993

Agama                                    : Islam

Alamat                                   : Jalan Juragan Sinda Raya no.7

Depok

Pendidikan Terakhir                : SMA

 

 

Nama Lengkap                        : Septiafitri Nur Sulistyonindah

Tempat/Tanggal Lahir : jakarta,25 September 1993

Agama                                     : Islam

Alamat                                                :Jalan warga no 3 Pejaten

Jakarta Selatan

Pendidikan terakhir                 :SMA

 

 
Leave a comment

Posted by on December 4, 2011 in Uncategorized

 

MAKALAH GIZI DASAR (VITAMIN E DAN K)

VITAMIN E DAN VITAMIN K

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

OLEH :

Agita Kurniawati

Hardini Aqrizhna Putri

Isyna Saiidah

Kevinti Febrina

Maharani

Septianifitri Nur Sulistyonindah

 

FAKULTAS D3 GIZI

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAKARTA II

 

 

KATA  PENGANTAR

 

Segala puji kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat dan karunia-Nya, kami dapat menyelesaikan tugas makalah ini.

Makalah ini memuat tentang “vitamin E dan vitamin K” yang sangat penting bagi kesehatan seseorang. Oleh karena itu makalah ini disusun agar pembaca dapat memperluas ilmu tentang apa itu vitamin E dan vitamin K serta kegunaanmya yang kami sajikan berdasarkan pengamatan dari berbagai sumber.

Penyusun juga mengucapkan terima kasih dosen kami yang telah membimbing dalam pembuatan makalah ini sehingga makalah ini terselesaikan dengan baik dan benar.

Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada pembaca. Walaupun makalah ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Penyusun mohon untuk saran dan kritiknya.

 

Penyusun

Kelompok

BAB I

PENDAHULUAN

 

 

  1. A.   Latar Belakang

Vitamin merupakan nutrisi tanpa kalori yang penting dan dibutuhkan untuk metabolisme tubuh manusia. Vitamin tidak dapat diproduksi oleh tubuh manusia, tetapi diperoleh dari makanan sehari-hari. Fungsi khusus vitamin adalah sebagai kofaktor (elemen pembantu) untuk reaksi enzimatik.

Vitamin juga berperan dalam berbagai macam fungsi tubuh lainnya, termasuk regenerasi kulit, penglihatan, sistem susunan syaraf dan sistem kekebalan tubuh dan pembekuan darah.

Tubuh membutuhkan jumlah yang berbeda untuk setiap vitamin. Setiap orang punya kebutuhan vitamin yang berbeda.

Anak-anak, orang tua, orang yang menderita penyakit atau wanita hamil membutuhkan jumlah yang lebih tinggi akan beberapa vitamin dalam makanan mereka sehari-hari.

Vitamin ditemukan di berbagai jenis makanan, buah-buahan, sayur-sayuran, sereal (biji-bijian), daging, ikan dan produk-produk susu. Kadar vitamin termasuk penyimpanan dan pengolahannya tergantung dari jenis makanan itu sendiri. Penyimpanan dan pengolahan yang lama akan mengurangi kadar vitamin di dalam makanan.

Sebuah tema yang sangat menarik tentunya apabila kita mengetahui betapa pentingnya ilmu yang akan kita pelajari ini. Karena melalui makalah inilah penulis berupaya mempresentasikan mengenai definisi, peranan dan juga sumber vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh, terutama vitamin E dan K.

 

  1. B.   Rumusan Masalah

 

Berdasarkan latar belakang di atas, maka dapat ditarik beberapa rumusan masalah yang dikaji dalam makalah ini :

  1. Definisi vitamin E dan K
  2. Sejarah penemuan vitamin E dan K
  3. Sifat-sifat vitamin E dan K
  4. Vitamin E dan K berikut manfaatnya
  5. Fungsi vitamin E dan K
  6. Sumber vitamin E dan K
  7. Jumlah vitamin E dan K yang dibutuhkan
  8. Gejala kekurangan vitamin E dan K
  9. Tanda kekurangan vitamin E dan K
  10. C.   Tujuan Penulisan

 

Tujuan penulisan dari makalah ini adalah :

  1. Pembaca dapat mengerti akan definisi vitamin E dan K
  2. Pembaca dapat mengetahui sejarah penemuan vitamin E dan K
  3. Pembaca dapat mengetahui sifat-sifat vitamin E dan K
  4. Pembaca dapat mengetahui vitamin E dan K berikut manfaatnya
  5. Pembaca dapast mengetahui fungsi vitamin E dan K
  6. Pembaca dapat mengetahui sumber vitamin E dan K
  7. Pembaca dapat mengetahui jumlah vitamin E dan K yang dibutuhkan
  8. Pembaca dapat mengetahui gejala kekurangan vitamin E dan K
  9. Pembaca dapat mengetahui tanda kekurangan vitamin E dan K

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

 

  1. A.   VITAMIN E

a. DEFINISI

Vitamin E (alfa-tokoferol) adalah suatu antioksidan yang melindungi sel-sel tubuh terhadap kerusakan oleh senyawa kimia reaktif yang dikenal sebagai radikal bebas. Vitamin E dan selenium (suatu mineral esensial yang merupakan komponen dari enzim antioksidan) mempunyai sifat yang sama.

b. SEJARAH PENEMUAN

Vitamin E pertama kali ditemukan pada tahun 1922 oleh Dr. H.M Evans dari California melalui penelitian untuk mempertahankan kehamilan normal tikus betina diperlukan suatu subtansi tak dikenal. Tanpa bahan ini, janin tikus akan mati dalam sepuluh hari saat dikandung. Tikus jantan yang kekurangan bahan ini juga mengalami kelainan pada testisnya. Sehingga saat itu vitamin E disebut sebagai vitamin anti kemandulan. Pada wanita juga dianjurkan sebagai perawatan untuk kemandulan, kelainan menstruasi, peradangan vagina, gejala menopause, mencegah keguguran dan kesuburan benih.

Vitamin E pertama kali diisolasi pada tahun 1936 dari minyak tepung gandum. Disebut vitamin E karena ditemukan setelah vitamin-vitamin yang sudah ada yaitu A, B, C, dan D. Bentuk vitamin E merupakan kombinasi dari delapan molekul yang sangat rumit yang disebut ’tocopherol’.

Kata ’tocopherol’ berasal dari bahasa Yunani: Toketos yang berati ’kelahiran anak’ dan Phero berarti ’saya bawa’, akhiran ’-ol’ ditambahkan untuk menunjukkan bahwa bahan ini merupakan salah satu dari alkohol yang menyebabkan mabuk jika dikonsumsi dalam jumlah banyak.
c. SIFAT-SIFAT

Tocopherol tidak larut dalam air tetapi larut dalam pelarut lemak seperti minyak, lemak, alkohol, aseton, eter dan sebagainya. Karena tidak larut dalam air, vitamin E dalam tubuh hanya dapat dicerna dalam empedu hati.

Vitamin E stabil pada pemanasan namun akan rusak bila pemanasan terlalu tinggi. Vitamin E bersifat basa jika tidak ada oksigen dan tidak terpengaruh oleh asam pada suhu 100o C. Bila terkena oksigen di udara, akan teroksidasi secara perlahan-lahan. Sedangkan bila terkena cahaya warnanya akan menjadi gelap secara bertahap.

Vitamin E adalah golongan vitamin yang larut dalam lemak. Artinya, vitamin ini terdapat dalam bagian makanan yang berminyak, dan dalam tubuh hanya dapat dicerna oleh empedu, di hati, karena tidak larut dalam air. Vitamin E sangat di butuhkan oleh tubuh kita.

2. VITAMIN E DAN MANFAATNYA

Vitamin E dan radikal bebas (free radical). Kedua istilah ini pasti sering Anda dengar. Tak hanya pada makanan, tapi juga pada berbagai produk kecantikan, vitamin E selalu diunggulkan ampuh untuk memerangi radikal bebas.

Apa sih vitamin E itu? Mengapa selalu dihubungkan dengan radikal bebas? Apakah vitamin E hanya ampuh untuk melawan radikal bebas?

Vitamin E adalah golongan vitamin yang larut dalam lemak. Artinya, vitamin ini terdapat dalam  bagian makanan yang berminyak, dan dalam tubuh hanya dapat dicerna oleh empedu, di hati, karena tidak larut dalam air.

 

  1. a.    Fungsi vitamin E

Selain dapat meningkatkan daya tahan tubuh, membantu mengatasi stres, meningkatkan fertilitas, meminimalkan risiko kanker dan penyakit jantung koroner, vitamin E memiliki peran sangat penting bagi kesehatan kulit.

Vitamin E menjaga, meningkatkan elastisitas dan kelembapan kulit, mencegah proses penuaan dini, melindungi kulit dari kerusakan akibat radiasi sinar ultraviolet, serta mempercepat proses penyembuhan luka. Selain itu, fungsi vitamin E ialah :

  • Dapat mencegah keguguran pada wanita.
  • Dapat mengurangi rasa panas di dalam tubuh dan mengurangi depresi pada wanita menopause.
  • Sangat penting untuk memaksimalkan fungsi otot.
  • mencegah peroxidation pigmentasi akibat pembentukan asam lemak tak jenuh tinggi.
  • mencegah nekrosis hepatik yang disebabkan oleh kekurangan belerang yang mengandung asam amino dan selenium.
  • Vitamin E membantu melawan radikal bebas, yang bermanfaat bagi kulit dan membantu mencegah pembentukan kerutan dengan mencegah kerusakan oksidatif yang disebabkan oleh sinar ultraviolet.
  • merupakan pelindung penyakit jantung dan diabetes.
  • mencegah kerusakan jaringan dalam kasus iskemia dan cedera, mengurangi gejala kaki kram dan rheumatoid arthritis, dan memiliki efek antikoagulan.
  • vitamin e berguna dalam membatasi kerusakan oksidatif yang disebabkan oleh merokok, dan kerusakan jaringan dari radikal bebas yang dipercepat dengan  pecandu alkohol.
  • Melindungi tubuh dari berbahaya  tumor
  • Vitamin E mengurangi penggumpalan darah di dalam pembuluh darah.

b. Lalu, mengapa vitamin E sering dihubungkan dengan radikal bebas?

Radikal bebas adalah hasil oksidasi molekul di dalam tubuh. Sebenarnya, jika diproduksi dalam jumlah yang pas, radikal bebas dibutuhkan bagi kesehatan dan fungsi tubuh, yaitu untuk memerangi peradangan, membunuh bakteri merugikan serta mengendalikan tonus otot polos pembuluh darah dan organ lain dalam tubuh. Tapi bila diproduksi melebihi batas, radikal bebas dapat menyerang sel-sel tubuh. Sehingga berubah fungsi. Perubahan  fungsi sel ini memicu proses penuaan yang belum waktunya, serta berbagai gangguan kesehatan.

Aktivitas zat radikal bebas dalam tubuh bisa dicegah oleh zat antioksidan, yang berfungsi menghentikan aktivitas radikal bebas dan melindungi sel yang sehat dari kerusakan. Salah satu zat antioksidan yang paling ampuh adalah vitamin E.

Antioksidan akan membantu melawan radikal bebas ini sehingga kita terbebas dari penyakit. Selain itu, antioksidan bisa membantu memerangi kanker dan penyakit kardiovaskular, 2 masalah kesehatan yang paling banyak diderita. Di samping itu, vitamin E membantu menyehatkan sistem kekebalan tubuh, serta membantu proses perbaikan DNA.

Selain dapat meningkatkan daya tahan tubuh, membantu mengatasi stres, meningkatkan fertilitas, meminimalkan risiko kanker dan penyakit jantung koroner, vitamin E memiliki peran sangat penting bagi kesehatan kulit. Vitamin E menjaga, meningkatkan elastisitas dan kelembapan kulit, mencegah proses penuaan dini, melindungi kulit dari kerusakan akibat radiasi sinar ultraviolet, serta mempercepat proses penyembuhan luka.

  1. b.    Vitamin E dan penyakit jantung

    Beberapa peneliti meyakini kalau vitamin E berperan penting dalam mencegah perkembangan penyakit jantung. Vitamin E ini akan membatasi jumlah oksidasi kolesterol jahat LDL (low-density lipoprotein) dalam darah. Oksidasi menyebabkan penyumbatan arteri, sehingga memicu serangan jantung. Dengan menghambat proses ini, maka vitamin E juga berperan mencegah serangan jantung.

    Berdasarkan hasil studi, seperti dikutip situs askmen, mereka yang mendapatkan asupan vitamin E yang optimal mengalami insiden penyakit jantung 30-40% lebih rendah dibandingkan mereka yang kekurangan vitamin E. Selain itu, asupan vitamin E cukup membantu mencegah pengentalan darah, yang juga turut menjadi pemicu serangan jantung.

  2. c.    Sumber vitamin E

Vitamin E banyak tersedia dalam  minyak yang dihasilkan dari biji-bijian, seperti; minyak kacang, minyak kulit gandum, minyak jagung dan minyak biji bunga matahari. Selain itu, vitamin E juga terdapat pada sayuran hijau, sereal, hati, kuning telur, lemak susu, kacang-kacangan, kiwi, mangga dan mentega.

Hal yang penting diingat tentang vitamin E, adalah mudah rusak oleh panas yang tinggi (proses memasak) dan oksidasi (terpapar oksigen). Itu sebabnya, sumber vitamin E terbaik adalah makanan segar, mentah, atau makanan yang belum diproses.

  1. d.    Berapa jumlah yang dibutuhkan oleh tubuh?

Bila Anda menginginkan fungsi vitamin E sebagai antioksidan, maka seorang perempuan membutuhkan sedikitnya 120 IU (international unit) per hari. Namun menurut catatan medis, kebanyakan perempuan Indonesia hanya makanan yang mengandung 10.4 – 13,4 IU per hari.  Untuk mencukupi kebutuhan itu, kita bisa mengonsumsi vitamin E dan vitamin E sintetis (dl-a tokoferol).

Karena kebutuhan vitamin E kita terbatas, maka tubuh akan segera bereaksi ketika mengalami kondisi tidak berimbang. Gejala yang terlihat nyaris berbeda, namun cenderung samar sehingga bisa jadi sulit dipahami.

 

3. KEKURANGAN VITAMIN E

a. Gejala kekurangan

Ketika kadar vitamin E dalam darah sangat rendah, sel darah merah rusak dan terbelah. Proses pembelahan sel darah merah ini disebut hemolisis eritrodit. Kondisi ini menyebabkan gangguan pada sistem syaraf dan otot. Gejala yang dirasakan adalah kesulitan berjalan dan nyeri yang menetap pada otot betis. Vitamin E tingkat rendah dalam darah dapat meningkatkan risiko kanker tertentu paru-paru, payudara dan saluran pencernaan.

 

b. Tanda Kekurangan Vitamin E

Menurut buku the Complete Idiot’s Guide to Vitamin and Mineral, kekurangan vitamin E dalam jangka panjang bisa mendatangkan kerusakan saraf, khususnya saraf di tulang belakang. Kadang juga terjadi kerusakan di retina mata.

Kekurangan vitamin E harusnya jarang terjadi. Itu karena dari makanan sehari-hari hampir semua orang mendapatkan asupan 7-11 mg vitamin E. Meskipun begitu, ternyata di AS yang terkenal makmur dan banyak makan, tercatat kekurangan ringan vitamin E.

Selain dari asupan makanan sehari-hari, kekurangan vitamin E juga bisa disebabkan kondisi medis seperti:

1.Menderita cystic fibrosis Penyebabnya, penderita penyakit ini tidak bisa mencerna lemak dengan baik, sehingga tidak bisa menyerap cukup vitamin E.

2. Menderita chron’s disease Penderita penyakit ini tidak bisa menyerap cukup vitamin E lewat usus.

3. Menderita penyakit lever Penderita penyakit lever tidak bisa menggunakan vitamin E dengan benar.

4. Sedang menjalani diet rendah lemak dan rendah kalori Kurangnya lemak di dalam tubuh menyebabkan terganggunya pasokan vitamin E. Ini karena vitamin E termasuk vitamin yang larut dalam lemak. Kita butuh sedikit lemak untuk bisa menyerap vitamin E.

5. Minum obat-obatan tertentu Minum obat penurun kolesterol bisa menurunkan penyerapan vitamin E dan vitamin yang larut dalam lemak lainnya.

Menurut buku Vitamins and Mineral’s Handbook, ada tanda-tanda tubuh seseorang butuh tambahan vitamin E, yakni tubuh mudah memar, luka lama sembuh, varises, kurang gairah seks, infertilitas dan hilangnya kekuatan otot.

 

c. Makanlah vitamin Anda

Pastikan Anda tidak meninggalkan vitamin E karena takut akan asupan lemak yang datang bersamaan dari sumber makanannya. Lemak, pada dasarnya penting bagi kesehatan. Dengan mengonsumsi makanan yang kaya vitamin E, Anda tidak hanya akan mendapatkan berbagai manfaat seperti yang telah disebutkan di atas tetapi makanan ini juga merupakan sumber energi yang tidak mempunyai dampak negatif terhadap kadar gula darah.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

B.VITAMIN K

 

a. DEFINISI        
Vitamin K adalah nama generik untuk beberapa bahan yang diperlukan dalam pembekuan darah yang normal. Bentuk dasarnya adalah vitamin K1 (filokuinon), yang terdapat dalam tumbuh-tumbuhan, terutama sayuran berdaun hijau.
Bakteri dalam usus kecil sebelah bawah dan bakteri dalam usus besar menghasilkan vitamin K2 (menakuinon), yang dapat diserap dalam jumlah yang terbatas.

 

b. SEJARAH PENEMUAN

Pada 1929, ilmuwan Denmark Henrik Dam meneliti peran kolesterol dengan memberi makan ayam diet kolesterol-habis. Setelah beberapa minggu, binatang dikembangkan perdarahan dan mulai berdarah. Cacat ini tidak bisa dikembalikan dengan menambahkan kolesterol dimurnikan untuk diet. Tampak bahwa-bersama-sama dengan kolesterol senyawa kedua telah diekstraksi dari makanan, dan senyawa ini disebut vitamin koagulasi. Vitamin baru menerima surat K karena penemuan awal yang dilaporkan dalam jurnal Jerman, di mana ia ditunjuk sebagai”Koagulationsvitamin”. Edward Adelbert Doisy dari Saint Louis University melakukan banyak penelitian yang mengarah pada penemuan struktur dan sifat kimia dari Dam K. Vitamin dan berbagi Doisy 1943 Hadiah Nobel untuk obat untuk pekerjaan mereka di laboratorium vitamin K.

c. SIFAT-SIFAT

-Merupakan golongan Naphthoquinone. Dalam alam ada dua bentuk, yaitu : Vitamin K1 (Phytomenadione) dan Vitamin K2. Derivat aktifnya yaitu Menaphtone (Vitamin K3). Preparat sintesisnya yaitu vitamin K analogue (misal : Acetomenaphthone).

-Vitamin K dari alam larut dalam lemak. Vitamin K analogue sintesis larut dalam air.

-Stabil terhadap pemanasan dan reducing agents.

-Labil terhadap Oxidizing agents, asam kuat, alkali, dan cahaya.

-Vitamin K1 dan K2 berwarna kuning. Vitamin K sintesis tak berwarna

 

 

 

 

 

 

2. Vitamin K dan manfaatnya

a. Fungsi Vitamin K

 

  • Vitamin K berfungsi membuat protein yang dibutuhkan untuk pembekuan darah
  • Vitamin K berfungsi membantu menjaga kalsium tetap di luar dari arteri
  • Vitamin K berfungsi mensintesis protein yang ditemukan pada plasma, tulang dan ginjal
  • Vitamin K berfungsi penting untuk konversi glutamat asam amino ke asam gamma-carboxyglutamic (GCA)
  • Vitamin K berfungsi membantu kalsium masuk ke tulang
  • Vitamin K terlibat dalam karboksilasi osteocalcin (OC), dalam rangka untuk mengikat kalsium

 

b. Sumber vitamin K   
Untuk memenuhi kebutuhan vitamin K terbilang cukup mudah karena selain jumlahnya  terbilang kecil,  sistem pencernaan kita mengandung bakteri yang mampu mensintesis vitamin K yang sebagian diserap dan disimpan didalam hati.  Namun begitu tubuh pun perlu mendapat tambahan vitamin K dari makanan.

Kebanyakan sumber vitamin K didalam tubuh adalah hasil sintesis oleh bakteri di dalam sistem pencernaan, namun Anda dapat memperoleh vitamin K dari makanan  seperti hati, sayur-sayuran berwarna hijau yang berdaun banyak, sayuran sejenis kobis (kol) dan susu.

Vitamin K dalam konsentrasi tinggi juga ditemukan pada susu kedelai, teh hijau, susu sapi, serta daging sapi dan hati. Jenis-jenis makanan probiotik, seperti yoghurt yang mengandung bakteri sehat aktif, bisa membantu menstimulasi produksi vitamin ini.
c. Jumlah yang dibutuhkan

Menurut standar RDA (Recommended  Dietary Allowance), kebutuhan vitamin K seseorang tergantung dari berat badannya.  Untuk dewasa, setidaknya membutuhkan 1 mikrogram setiap hari per kg berat badan.  Jadi, kalau berat badan Anda 50 kg maka kebutuhan perharinya mencapai 50 mikrogram.

3. Kekurangan vitamin K

a. Gejala Kekurangan
Jika vitamin K tidak terdapat dalam tubuh, darah tidak dapat membeku. Hal ini dapat meyebabkan pendarahan atau hemoragik.  Bagaimanapun, kekurangan vitamin K jarang terjadi  karena hampir semua orag memperolehnya dari bakteri dalam usus dan dari makanan.  Namun kekurangan bisa terjadi pada bayi karena sistem pencernaan mereka masih steril dan tidak mengandung bakteri yang dapat mensintesis vitamin K, air susu ibu mengandung hanya sejumlah kecil vitamin K. Untuk itu bayi diberi sejumlah vitamin K saat lahir.

Pada dewasa, kekurangan dapat terjadi karena minimnya konsumsi sayuran atau mengonsumsi antobiotik terlalu lama.  Antibiotik dapat membunuh bakteri menguntungkan dalam usus yang memproduksi vitamin K. Terkadang kekurangan vitamin K disebabkan oleh penyakit liver atau masalah pencernaan.

 

b. Tanda kekurangan

Kekurangan vitamin K dapat terjadi setelah pengobatan jangka panjang dengan antibiotik oral. Orang-orang berisiko terkena kekurangan vitamin K adalah mereka yang menderita kekurangan gizi kronis, mempengaruhi penyerapan vitamin dalam makanan untuk mengurangi obstruksi pada saluran empedu, celiac penyakit atau sariawan, kolitis ulseratif, regional enteritis.

Suatu ketika anak Anda tiba-tiba terpental dari sepeda. Betisnya tergores sehingga meneteskan darah. Luka kecil itu lalu dibersihkan memakai kapas sambil sedikit ditekan.  Tak lama, darah pun berhenti menetes dan luka ringan itu ditutup  plester supaya anak bermain sepeda lagi.

Apa yang membuat darah berhenti menetes dengan sendirinya sehingga Anda tak perlu repor mengatasinya? Ya.. Itulah salah satu kegunaan penting vitamin K. Vitamin ini merupakan kebutuhan vital untuk sintesis beberapa protein termasuk dalam pembekuan darah.  Disebut juga vitamin koagulasi, vitamin ini bertugas menjaga konsitensi aliran darah dan membekukannya saat diperlukan. Vitamin yang larut dalam lemak ini juga berperan penting dalam pembentukan tulang dan pemeliharaan ginjal.

 

 
 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Vitamin E – Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas.htm

Vitamin K Biokimia.htm

 

 
Leave a comment

Posted by on December 4, 2011 in Uncategorized

 

Hello world!

Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post.

Here are some suggestions for your first post.

  1. You can find new ideas for what to blog about by reading the Daily Post.
  2. Add PressThis to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web.
  3. Make some changes to this page, and then hit preview on the right. You can always preview any post or edit it before you share it to the world.
 
1 Comment

Posted by on December 4, 2011 in Uncategorized

 
 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.