RSS

MAKALAH KACANG-KACANGAN DAN BIJI-BIJIAN

04 Dec

KACANG-KACANGAN DAN BIJI-BIJIAN

Disusun Oleh :

Almira Susilowati

Dina Setianingsih

Heni Nolarita

Kevinti Febrina

 

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAKARTA II

JURUSAN GIZI

 

 

DAFTAR ISI

 

KATA PENGANTAR…………………………………………………………………………………………………2

BAB I………………………………………………………………………………………………………………………3

PENDAHULUAN………………………………………………………………………………………………………3

  1. A.   LATAR BELAKANG……………………………………………………………………………………….3
  2. B.   RUMUSAN MASALAH……………………………………………………………………………………4
  3. C.   TUJUAN PENULISAN…………………………………………………………………………………….4

BAB II……………………………………………………………………………………………………………………..5

PEMBAHASAN………………………………………………………………………………………………………..5

  1. A.   Kacang-kacangan………………………………………………………………………………………….5
    1. Dasar Pengetahuan…………………………………………………………………………………..5
    2. Jenis Kacang dan Manfaatnya…………………………………………………………………….6
    3. Perubahan Pasca Panen………………………………………………………………………….10
    4. Perubahan Komposisi Kimia……………………………………………………………………..10
    5. Penanganan Pasca Panen………………………………………………………………………..11
    6. Klasifikasi dan Syarat Mutu……………………………………………………………………….13
    7. B.   BIJI-BIJIAN………………………………………………………………………………………………….13
      1. Dasar Pengetahuan………………………………………………………………………………….13
      2. Jenis Kacang-kacangan dan Manfaatnya……………………………………………………14
      3. Perubahan Pasca Panen………………………………………………………………………….16
      4. Perubahan Setelah Panen………………………………………………………………………..17
      5. Klasifikasi dan Syarat Mutu……………………………………………………………………….18
      6. C.   CARA MENENTUKAN MUTU BAHAN PANGAN KACANG-KACANGAN DAN BIJI-BIJIAN………………………………………………………………………………………………………..18

BAB III…………………………………………………………………………………………………………………..19

PENUTUP………………………………………………………………………………………………………………19

KESIMPULAN………………………………………………………………………………………………………..19

DAFTAR PUSTAKA………………………………………………………………………………………………..20

 

 

 

 

 

KATA  PENGANTAR

Segala puji kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat dan karunia-Nya, kami dapat menyelesaikan tugas makalah ini.

Makalah ini memuat tentang “Kacang-Kacangan dan Biji-Bijian” yang sangat penting bagi kesehatan seseorang. Oleh karena itu makalah ini disusun agar pembaca dapat memperluas ilmu tentang apa itu Kacang-Kacangan dan Biji-Bijian, perubahan pasca panen, karakteristik fisik dan kimia, ciri mutu yang baik, serta cara menentukan mutu bahan pangan yang kami sajikan berdasarkan pengamatan dari berbagai sumber.

Penyusun juga mengucapkan terima kasih dosen kami yang telah membimbing dalam pembuatan makalah ini sehingga makalah ini terselesaikan dengan baik dan benar.

Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada pembaca. Seperti sebuah pepatah yang mengatakan “tak ada gading yang tak retak”. Begitu juga dalam pembuatan makalah ini. Walaupun makalah ini memiliki kelebihan dan kekurangan, penyusun mohon untuk saran dan kritiknya.

 

 

 

 

 

 

 

 

Penyusun

Kelompok

 

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

  1. A.   LATAR BELAKANG

Indonesia adalah negara agraris. Berbagai macam tanaman bisa tumbuh subur ditanah Indonesia. Seperti kacang-kacangan dan biji-bijian. Setiap daerah mempunyai bahan makanan pokok masing-masing, sehingga banyak bermunculan tanaman kacang-kacangan dan biji-bijian di tanah Indonesia. Kacang-kacangan memiliki banyak nutrisi seperti protein tinggi dan berbagai jenis vitamin. Namun pemanfaatan kacang-kacangan belum maksimal. Masyarakat Indonesia masih mengolah kacang-kacangan sebagi sayuran. Padahal manfaat kacang sangat besar bagi kesehatan manusia. Biji-bijian pun menyediakan sumber energi utama bagi manusia dan hewan.

Bahasan kali ini mengupas sedikit tentang sifat dan karakter dari jenis makanan yang sering kita konsumsi setiap hari. Bila kita mengetahui sifat dan manfaat dari jenis makanan yang kita makan, maka sedini mungkin kita dapat mempersiapkan kondisi kesehatan pada tubuh kita lewat memilih jenis makanan yang cocok bagi diri kita sendiri. Namun mengingat begitu banyaknya jenis makanan, maka yang kita bahas kali ini hanya beberapa jenis makanan yang umum kita konsumsi dan temui sehari-hari yaitu kacang-kacangan dan biji-bijian. Disamping itu, pembuatan laporan ini sebagai pemenuhan tugas mata kuliah Ilmu Pangan Dasar.

Kacang-kacangan telah lama dikenal  sebagai sumber protein yang saling melengkapi dengan biji-bijian, seperti beras dan gandum. Komoditi ini juga ternyata potensial sebagai sumber zat gizi lain selain protein, yaitu mineral, vitamin B, karbohidrat kompleks dan serat makanan. Disamping diolah secara  tradisional dengan direbus, dikukus, dan disayur, sebenarnya potensi penggunaannya sangat luas untuk menghasilkan produk baru. Misalnya sebagai bahan baku tepung campuran (flour mix) yang dapat digunakan dalam pembuatan berbagai produk pangan, termasuk makanan bayi. Kacangkacangan dapat menyumbang banyak protein dan zat gizi lain bagi masyarakat di negara maju dan negara berkembang. Karena kandungan seratnya tinggi, maka kacang-kacangan juga dapat dijadikan sumber serat. Penelitian mengenai efek kesehatan serat dari kacangkacangan sebagian besar masih terbatas pada kacang kedelai.

Dibandingkan dengan makanan berserat yang dewasa ini tersedia dalam bentuk makanan suplemen dengan berbagai merek dagang, sebenarnya kacang-kacangan juga dapat dijadikan sumber serat yang tidak kalah mutunya. Juga dibandingkan dengan serat makanan dalam buah-buahan dan sayuran  yang dikenal dapat mencegah timbulnya kanker, mutu serat makanan dalam kacang-kacangan juga tidak kalah. Bahkan kacangkacangan mempunyai keistimewaan lain, yaitu berharga murah, berprotein tinggi, kandungan lemaknya pada umumnya baik untuk kesehatan dan mengandung berbagai mineral dalam jumlah yang cukup banyak.

Bijian adalah bahan pangan paling mendasar untuk manusia dan hewan. Kandungan pati yang tinggi pada bijian menyediakan sumber energi utama bagi manusia dan hewan, selainkandungan protein dan lemaknya. Padi, jagung, dan gandum adalah bijian utama sumber pangan dan telah menjadi makanan pokok sejak awal peradaban manusia. Termasuk dalam bijianadalah serealia (padi, jagung, gandum, sorgum, dll.), kacangan (kacang tanah, kacang hijau, dll.), dan bijian berlemak tinggi (kedelai, dll.).

 

  1. B.   RUMUSAN MASALAH

Berdasarkan latar belakang di atas, maka dapat ditarik beberapa rumusan masalah yang dikaji dalam makalah ini :

  1. Dasar-dasar pengetahuan kacang-kacangan dan biji-bijian
  2. Perubahan-perubahan pasca panen kacang-kacangan dan biji-bijian
  3. Karakteristik fisik dan kimia kacang-kacangan dan biji-bijian
  4. Ciri mutu yang baik kacang-kacangan dan biji-bijian
  5. Cara menentukan mutu bahan pangan kacang-kacangan dan biji-bijian

 

  1. C.   TUJUAN PENULISAN

 

  1. Pembaca dapat mengetahui dasar-dasar pengetahuan kacang-kacangan dan biji-bijian
  2. Pembaca dapat mengetahui perubahan-perubahan pasca panen kacang-kacangan dan biji-bijian
  3. Pembaca dapat mengetahui karakteristik fisik dan kimia kacang-kacangan dan biji-bijian
  4. Pembaca dapat mengetahui ciri mutu yang baik kacang-kacangan dan biji-bijian
  5. Pembaca dapat mengetahui cara menentukan mutu bahan pangan kacang-kacangan dan biji-bijian

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

 

  1. A.   KACANG-KACANGAN

 

  1. a.    Dasar pengetahuan

Kacang-kacangan termasuk famili Leguminosa atau disebut juga polongan (berbunga kupu-kupu). Berbagai jenis kacang-kacangan yang telah banyak dikenal adalah kacang kedelai (Glacine max), kacang hijau (Phaseolus radiatus), kacang jogo atau kacang merah (Phaseolus vulgaris), dll. Kacang-kacangan merupakan sumber utama protein nabati dan mempunyai daya guna yang sangat luas. Kacang-kacangan juga merupakan sumber utama protein yang penting. Berbagai jenis kacang-kacangan dapat dibedakan berdasarkan varietasnya atau jenis namanya berdasarkan warna, bentuk, dan karakter fisiknya. Penentuan mutu dapat ditentukan secara subjektif dan objektif.

 

Peneliti dari Loma Linda University, Amerika Serikat, melaporkan, konsumsi kacang-kacangan efektif untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
Hasil analisa terhadap 25 penelitian yang melibatkan 600 orang menunjukkan, mengonsumsi kacang 67 gram (setara kantong kecil) setiap hari mampu menurunkan kadar kolesterol hingga 7,4 persen. Akan tetapi, para ahli tidak merekomendasikan konsumsi kacang yang diolah dengan gula atau garam.
Bukan cuma kadar kolesterol, ternyata kacang juga bermanfaat untuk mengurangi trigliserida, lemak darah, yang berkaitan dengan penyakit jantung. Manfaat kacang-kacangan ini lebih terasa pada mereka yang bobot tubuhnya tergolong gemuk

Selain sebagai sumber serat dan protein nabati yang baik, peneliti belum bisa menjelaskan bagaimana mekanisme kacang dalam menurunkan kolesterol. Salah satu teori menyebutkan, kandungan fitosterol yang secara alami terdapat dalam kacang akan mencegah penyerapan kolesterol oleh tubuh.

 

Kacang-kacangan merupakan bahan makanan yang murah dan mudah didapat. Buncis, kacang merah, kacang polong, atau kacang kedelai, bila diolah menjadi berbagai jenis makanan. Selain dibuat sayur, kacang-kacangan juga nikmat bila disantap dengan cara direbus. Maka, tak ada alasan untuk meniadakan pangan ini dalam menu harian kita.

Jenis kacang apa yang dikonsumsi sebenarnya tak terlalu penting, meski kandungan nutrisi dan lemak pada kacang berbeda-beda tergantung jenisnya. Kacang kenari, almond, kacang hijau, kacang kulit, dan sebagainya, punya nutrisi komplit pada setiap butirnya.

 

 

 

  1. b.    Jenis kacang dan manfaatnya

 

  1. 1.    Kacang walnut

    Sumber berlimpah asam lemak Omega 3 yang baik untuk jantung, perbaikan saraf, menolong penderita asma dan rematik. Walnut juga mengandung anti-oksidan asam ellagik yang dikenal bisa memerangi kanker dan menolong sistem pertahanan tubuh.
    Walnut juga memiliki kelebihan dalam kesehatan jantung. Sebuah studi pada bulan April 2004 memaparkan bahwa kacang ini juga:
    • Mengurangi total kolesterol dan LDL (kolesterol buruk).
    • Elastisitas pembuluh darah arteri meningkat 64 persen

  2. 2.    Kacang Merah

    Kacang ini merupakan sumber yang bagus akan serat penurun kolesterol. Selain itu tingginya serat membantu pengontrolan gula darah sehingga tidak naik dengan cepat. Ketika dikombinasikan dengan sumber karbohidrat seperti nasi, nasi merah dan roti gandum, kacang merah terbukti menyediakan protein yang bagus dan bebas lemak.

  3. 3.    Kacang tanah

    Kacang tanah mengandung phytochemical (sejenis komposisi beta karoten) hingga 4 kali lipat dari camilan lain. Silakan pilih sesuai selera, boleh kacang panggang, kacang goreng, bahkan kacang utuh yang direbus, menurut para peneliti di Alabama A&M University. Menurut mereka, ketika dipanaskan, biji kacang akan menyerap antioksidan yang semula ada di kulitnya. Penyerapan ini terjadi di awal proses memasak. Panas dari api membantu melepaskan phytochemical, si zat super.

  4. 4.    Almond

    Almond mengandung protein tinggi, kalsium, dan seng. Uji medis menunjukkan bahwa almond dapat menurunkan risiko penyakit jantung. Segenggam almond (atau 1,5 ons) merupakan sumber vitamin E dan magnesium, selain menawarkan protein, serat, kalium, kalsium, fosfor, dan zat besi. Dalam 14 gr lemak yang ditemukan dalam 1 ons almond, sekitar 64%-nya merupakan lemak tak jenuh tunggal. Lemak baik ini memainkan peran dalam membantu menurunkan kolesterol, sama efektifnya dengan obat-obatan, demikian menurut American Heart Association.

  5. 5.    Pecan

    Pecan adalah sumber protein dan lemak tak jenuh, dikenal karena kandungan vitamin E dan kemampuannya karena efek antikanker-nya. Diet kaya kacang pecan dapat menurunkan risiko batu empedu pada wanita. Antioksidannya dapat mengurangi kolesterol tinggi dengan mengurangi tingkat kolesterol jahat (LDL). Riset klinis yang diterbitkan oleh Journal of Nutrition mendapati bahwa memakan segenggam pecan setiap hari membantu menurunkan tingkat kolesterol, mirip dengan yang disediakan oleh obat-obatan penurun kolesterol.

  6. 6.    Edamame

    Yang disebut edamame adalah kacang kedelai muda yang dipetik sebelum matang. Pemetikan sebelum matang inilah yang memberikan warna hijau pada bijinya. Edamame saat ini sering terlihat disajikan sebagai snack di atas meja kafe atau restoran, karena pengaruh gaya hidup sehat yang ditularkan orang Jepang. Edamame memang sangat bergizi berkat kandungan proteinnya.

  7. 7.    Kacang kenari hijau (Pistachio)

    Satu ons kacang kenari setara dengan 49 butir kacang tanah, dan mengandung lebih dari 10% kebutuhan harian akan serat, vitamin B-6, thiamin, fosfor, dan tembaga. Kandungan serat 1 ons kenari lebih tinggi daripada 1/2 cangkir brokoli atau bayam, sedangkan kandungan kaliumnya setara dengan sesisir pisang. Jumlah vitamin B-6 dalam 1 ons kacang kenari sama dengan 3 ons daging babi atau ayam. Kacang kenari juga mengandung phylosterol yang dipercaya dapat menurunkan kadar kolesterol, dan melindungi dari beberapa jenis kanker. Kacang ini juga mengandung lemak tak jenuh tunggal yang juga ditemukan pada minyak zaitun.

  8. 8.    Kacang brazil

    Kacang ini sangat kaya nutrisi dan mengandung protein, kuprum, niasin, magnesium, serat, vitamin E dan selenium. Selenium adalah anti-oksidan yang sangat kuat yang bekerja menetralisir radikal bebas yang berbahaya. Sebuah studi dari Universitas Ilinois menunjukkan bahwa selenium dalam jumlah yang tinggi dari kacang Brazil mampu membantu mencegah kanker payudara.

  9. 9.    Kacang mede

    Kacang mede pada dasarnya tinggi protein dan serat, serta rendah karbohidrat. Kandungan lemak tak jenuh tunggalnya membantu melindungi jantung. Kacang mede juga menjadi sumber kalium, vitamin B, dan folat. Sejumlah magnesium, fosfor, selenium, dan tembaga, juga terkandung dalam kacang yang sering dinikmati sebagai snack, cokelat, maupun hidangan seperti sapo ini.

  10. 10.  Hazelnut

    Kacang hazelnut mengandung protein tinggi dan rendah lemak. Kandungan lemak tak jenuh tunggalnya mencapai hampir 91%, dan kurang dari 4% lemak jenuh. Persentase lemak tak jenuh tunggal ini dapat mengurangi kadar kolesterol jahat ketika hazelnut dikonsumsi sebagai bagian dari diet rendah lemak. Hazelnut juga kaya protein, serat, zat besi, fosfor, vitamin B1, B2, C, E, folat, dan banyak gizi penting lainnya.

  11. 11.  Macadamia

    Dilihat dari tingginya kandungan jumlah kalori, kacang makadamia kerap dianggap kurang baik bagi kesehatan. Namun, dengan takaran yang tepat, kacang ini dapat membersihkan saluran pembuluh nadi jantung. Studi terakhir menyebutkan, mengonsumsi sekitar 40 gr kacang makadamia (setara 305 kalori), kolesterol total dan kolesterol “jahat” LDL dalam tubuh menurun hingga 9% dalam waktu 5 minggu. Kandungan serat sehat dalam 40 gr kacang makadamia adalah 3,5 gr. Tip penyajian: haluskan macadamia, lalu nikmati sebagai taburan di salad, sayuran, dan yogurt.

  12. 12.  Chestnut

    Per 100 gr buah sarangan (chestnut) segar memiliki 180-200 kalori. Hal ini berarti lebih rendah daripada walnut, almond, jenis kacang lain dan buah-buahan kering. Seperti produk nabati lain, chestnut mengandung lemak tak jenuh. Kandungan karbohidratnya dapat dibandingkan dengan gandum dan nasi. Satu ons chestnut rebus atau kukus mengandung 7 mg vitamin C, chestnut kering mengandung 16,6 mg vitamin C (dua kali lipatnya).

 

 

 

Kacang paling tinggi protein

 

Kacang yang paling tinggi protein adalah kacang kedelai. Dengan melihat komposisi lemak dan protein menyusun 60% dari berat kedelai kering, protein 40% dan lemak 20%

 

 

  1. c.    Perubahan pasca panen

Waktu panen akan berpengaruh pada :

-  kualitas hasil

-  kuantitas hasil

-  kerusakan selama pengeringan

-  penyimpanan

-  metode proses yang dapat diterapkan

-  Setelah panen, segera dikeringkan dan sebaiknya dipisahkan biji dengan kulit luarnya.

-  Kerusakan bisa diperlambat dengan pengendalian kadar air dan pengendalian suhu.

-  Kadar air yang tinggi mempengaruhi perubahan biokimia, kimia, pertumbuhan mikroorganisme, serangga dan rayap selama disimpan.

- Perubahan biokimia terpenting selama penyimpanan adalah respirasi. Respirasi menyebabkan terjadinya metabolisme karbohidrat dan lemak menghasilkan CO2, H2O dan panas. Adanya senyawa-senyawa ini menstimulir pertumbuhan mikroorganisme dan hama.

d. Perubahan Komposisi Kimia

- Karbohidrat

Penyimpanan pada suhu tinggi dan lembab menyebabkan penurunan karbohidrat

- Protein

Nitrogen protein sedikit turun. Jumlah asam amino bebas mengalami perubahan berarti hanya bila terjadi kerusakan tinggi akibat kegiatan enzim proteolitik.

-       Lemak

Kerusakan lemak dan minyak terjadi secara oksidasi dan hidrolitik. Proses oksidasi menyebabkan flavour dan bau tengik. Proses hidrolitik dipercepat oleh suhu dan kadar air yang tinggi serta faktor lain yang menstimulir kerusakan. Pertumbuhan kapang terjadi karena aktivitas enzim lipolitik yang tinggi.

Perubahan Sifat Organoleptik

-        Perubahan sifat organoleptik adalah perubahan warna, bau dan sifat makanan. Sifat makanan dilihat dari kenampakan, kekompakan, keempukan dan flavour makanan.

-        Untuk kacang: tengik, kering, kisut, liat

Perubahan Sifat Fisika-Kimia

Perubahan sifat fisika-kimia terjadi akibat penyimpanan. Perubahan ini meliputi:

– perubahan air yang dibutuhkan

– perubahan padatan yang terlarut

– sifat pasta pada saat pemasakan

Perubahan karena Mikroorganisme.Perubahan oleh karena mikroorganisme biasanya disebabkan oleh kapang:

- perubahan warna benih

- kemampuan berkecambah rusak

- perubahan warna biji keseluruhan

- bau dan cita rasa yang buruk

- terjadi metabolit racun

- terbentuknya aflatoksin (pada kacang tanah)

- berkurangnya nilai gizi (pemecahan protein dan lemak)

e. Penanganan pasca panen

Penanganan pasca panen meliputi:

- pengeringan

- penyimpanan

  • Pengeringan

Keuntungan pada pengeringan :

- menurunkan biaya pengangkutan

- meningkatkan panjang daya simpan

- mempermudah proses selanjutnya

 

  • Hasil pengeringan

harus mempunyai :

- kadar air yang rendah dan seragam

- prosentase biji rusak dan pecah rendah

- berat tetap tinggi

- hasil pati tinggi

- minyak yang dapat diambil banyak (untuk kacang tanah dan kedelai)

- kualitas protein tinggi

- kemampuan tumbuh tinggi (untuk kacang non rekayasa genetika)

- jumlah kapang rendah

- nilai nutrisi tetap tinggi

  • Suhu pengeringan

Suhu udara pengeringan berpengaruh pada kualitas biji.Suhu sangat tinggi menyebabkan kenaikkan jumlah pecah, kenaikan biji yang retak, perubahan warna, penurunan jumlah pati, penurunan jumlah minyak dan kualitas protein rendah.

Suhu makanan yang diijinkan dalam pengeringan tergantung pada :

– penggunaan biji

– kadar air biji

– jenis/macam biji

  • Penyimpanan

Penyimpanan harus mampu mempertahankan sifat-sifat baik bahan yang disimpan. Sifat-sifat baik seperti kualitas daya tumbuh selama penyimpanan dapat mengalami kerusakan oleh karena kondisi penyimpanan yang tidak baik.

Kerusakan kondisi penyimpanan disebabkan oleh:

- kapang

- insekta

- rodensia

- respirasi

  • Faktor yang mempengaruhi penyimpanan

Faktor yang berpengaruh adalah :

– suhu

– kadar air

– kelembaban

– oksigen

  • Mencegah kerusakan

Kerusakan selama penyimpanan dapat dicegah dengan :

- fungisida, insektisida

- cara pengemasan dan pengaturan ruangan

-  pengaturan kadar air dan suhu selama penyimpanan

 

  1. f.     Klasifikasi dan syarat mutu

Syarat :

  1. Bebas hama penyakit
  2. Bebas bau busuk, asam, apek, dan bau asing lainnya.
  3. Bebas dari bahan kimia seperti insektisida dan fungisida
  4. Memiliki suhu normal

 

 

  1. B.   Biji-bijian
    1. a.    Dasar Pengetahuan

Apa Itu Biji-bijian?

  • Biji-bijian adalah seluruh biji (atau kernel) dari sebuah tanaman. Sebuah benih tunggal dari gandum mengandung tiga bagian yang berbeda: kulit biji, endosperm dan benih. Jika tiga bagian dari gandum dimasukkan, makanan dianggap sebagai gandum.
  • Kulit biji. Lapisan luar benih: kaya akan serat, vitamin B, 50% sampai 80% dari mineral biji-bijian, dan fitokimia untuk meningkatkan kesehatan Anda.
  • Benih. Embrio di dalamnya: kaya akan vitamin B, vitamin E, trace mineral dan sejumlah kecil lemak tak jenuh yang sehat, fitokimia dan antioksidan.
  • Endosperm. Saripati: mengandung karbohidrat, beberapa jenis protein dan sejumlah kecil vitamin B. Butiran ini digiling, retak, atau dipipihkan termasuk dengan kulit biji, benih, dan sebagian besar saripati kernel (endosperm).

Beberapa contoh biji-bijian yang mudah kita temui adalah: gandum, oatmeal, biji jagung, beras merah, beras putih, gandum utuh, amaranth, millet, quinoa, dan soba.

   –  Manfaat Biji-bijian Bagi Kesehatan
Bukti medis telah menunjukan bahwa konsumsi biji-bijian secara rutin dapat mengurangi resiko dari penyakit jantung, stroke, kanker dan diabetes. Konsumsi biji-bijian secara teratur juga mengurangi resiko Anda mengalami obesitas, yang diukur dengan indeks massa tubuh dan rasio ukuran pinggul, serta mampu menurunkan kadar kolesterol darah Anda. Beberapa jenis makanan yang ada di dunia menawarkan manfaat yang berbeda untuk kesehatan.

Biji-bijian mengandung fitokimia dan antioksidan. Konsumsi biji-bijian sebanyak 3 kali sehari telah terbukti bermanfaat untuk mengurangi resiko penyakit jantung sebesar 25-36%, stroke sebesar 37%, diabetes tipe 2 sebesar 21-27%, kanker saluran pencernaan sebesar 21-43%, dan kanker yang berhubungan dengan hormone sebesar 10-40%.

Mengkonsumsi jenis biji-bijian yang tepat dalam jumlah yang tepat dapat membantu Anda:

  • Menurunkan kadar trigliserida Anda.
  • Menurunkan tekanan darah Anda.
  • Mengontrol insulin Anda.
  • Konstipasi dan gangguan pencernaan lainnya.
  • Membantu mengendalikan berat badan Anda.
  • Memperlambat penumpukan plak di arteri Anda.

 

  1. b.    Jenis kacang dan manfaatnya

 

 

  • JAGUNG

Bersifat dingin, kering dan seimbang, melunakkan dan ringan bagi lambung. Campuran dengan gula bermanfaat untuk orang yang sakit dan mampu untuk menurunkan suhu panas pada tubuh dan radang pada rongga.

 

Jenis-jenis jagung dapat dikelompokkan sebagai berikut.

 

Soft corn

( Zea mays amylacea)

Jagung ini disebut juga jagung tepung.Jenis ini banyak ditanam di AmerikaSerikat, Kolombia, Peru, Bolivia dan Afrika Selatan.Biji jagung ini hamper seluruhnya mengandung pati yang lunak.

 

 

 

Pod corn

( Zea mays tunicata)

Jagung ini mempunyai kulit yang menutupi bijinya, yang tidak terdapat pada jagung jenis lain. Dengan demikian, jagung ini menjadi tahan lama dan daya kecambahnya tetap baik.Jagung ini tidak di tanam di Indonesia.

 

 

 
Pop corn (Zea mays everata)

Pop corn atau jagung berondong mempunyai biji berbentuk runcing, kecil dan keras, berwarna putih atau kuning. Kalau dibakar bijinya meletus.Tongkol jagung jenis ini umumnya berukuran kecil.

 

 

Flint corn ( Zea mays indurata)

Flint corn atau jagung mutiara memiliki ukuran biji sedang. Bagian atas biji jagung berbentuk bulat dan tidak berlekuk, serta hamper seluruhnya mengandung lapisan tepung yang keras.Biji jagung berwarna putih, kuning dan merah.Jagung ini agak tahan terhadap serangan hama bubuk, sehingga lebih tahan kalau disimpan. Di Indonesia jagung ini cukup disukai.Jagung ini banyak ditanam di Eropa, Asia, Amerika Tengah dan Amerika Selatan.

 

 

Dent corn (Zea mays indentata)

Dent corn disebut juga jagung gigi kuda, karena bentuknya seperti gigi kuda.Biji jagung jenis ini mempunyai lekukan pada bagian atas. Lekukan ini terjadi karena pengerutan lapisan tepung yang lunak ketika biji mengering. Jagung jenis ini umumnya kurang tahan terhadap hama bubuk.

 

 

Sweet corn

(Zea mays sacharata)

Sweet corn atau jagung manis mempunyai rasa manis dan bila dikeringkan bijinya menjadi keriput. Jagung jenis ini sering dipanen waktu masih muda untukdirebus atau dibakar.

 

Waxy corn

(Zea mays cerantina)

Waxy corn memiliki biji menyerupai lilin. Molekul pati jagung jenis ini berbeda dari molekul pati jenis lain.

 

 

Waxy corn

Mirip glikogen dan menyerupai tepung tapioka. Jagung jenis ini tidak ditanam di Indonesia, kebanyakan terdapat di Asia Timur antara lain Birma Utara, Filipina, Cina sebelah timur dan Mansuria.

 

 

  • Manfaat Biji-bijian Bagi Kesehatan
    Bukti medis telah menunjukan bahwa konsumsi biji-bijian secara rutin dapat mengurangi resiko dari penyakit jantung, stroke, kanker dan diabetes. Konsumsi biji-bijian secara teratur juga mengurangi resiko Anda mengalami obesitas, yang diukur dengan indeks massa tubuh dan rasio ukuran pinggul, serta mampu menurunkan kadar kolesterol darah Anda. Beberapa jenis makanan yang ada di dunia menawarkan manfaat yang berbeda untuk kesehatan.

Biji-bijian mengandung fitokimia dan antioksidan. Konsumsi biji-bijian sebanyak 3 kali sehari telah terbukti bermanfaat untuk mengurangi resiko penyakit jantung sebesar 25-36%, stroke sebesar 37%, diabetes tipe 2 sebesar 21-27%, kanker saluran pencernaan sebesar 21-43%, dan kanker yang berhubungan dengan hormone sebesar 10-40%.

Mengkonsumsi jenis biji-bijian yang tepat dalam jumlah yang tepat dapat membantu Anda:

  • Menurunkan kadar trigliserida Anda.
  • Menurunkan tekanan darah Anda.
  • Mengontrol insulin Anda.
  • Konstipasi dan gangguan pencernaan lainnya.
  • Membantu mengendalikan berat badan Anda.
  • Memperlambat penumpukan plak di arteri Anda.

 

c. Perubahan pasca panen

1. Karbohidrat

Perubahan-perubahan berikut dapat terjadi pada komponen karbohidrat serealia selama penyimpanan, yaitu :

– hidrolisa pati karena kegiatan enzim amilase

– berkurangnya gula karena pernafasan

– terbentuknya bau asam dan bau apek karena kegiatan mikroorganisme

– reaksi pencoklatan bukan karena enzim

2. Protein

• Selama penyimpanan Nitrogen total sebagian besar tidak mengalami perubahan, tetapi Nitrogen dari protein sedikit turun. Jumlah total asam amino menunjukkan perubahan yang berarti bila terjadi kerusakan lebih lanjut akibat kegaiatan enzim proteolitik.

3. Lemak

• Kerusakan lemak dan minyak dalam biji serealia terjadi secara oksidasi, menghasilkan flavour dan bau tengik.

• Hidrolisa lemak ini dipercepat oleh suhu tinggi, kadar air tinggi dan faktor-faktor lain seperti pertumbuhan kapang.

• Pada beras akibat aktivitas kapang, hidrolisa lemak lebih cepat dibandingkan dengan hidrolisa protein atau karbohidrat selama penyimpanan.

4. Mineral

• Mineral jarang hilang atau meningkat selama penyimpanan, kecuali fosfor. Selama penyimpanan kegiatan enzim fitrase melepas fosfat dari asam fitrat menjadi fosfat bebas dan menyebabkan peningkatan nilai gizi.

5. Vitamin

Selama penyimpanan akan terjadi :

• Thiamin (B1) banyak yang rusak, kerusakan dipercepat dengan kadar air dan suhu tinggi

• Riboflavin (B2) dan piridoksin (B6) sangat sensitif terhadap cahaya

• Vitamin A turun karena kehilangan karotin

• Tokoferol (E) bisa hilang dengan adanya O2, karena O2 mempercepat penurunan tokoferol.

 

  1. d.    Perubahan setelah panen

Tingkat susut bijian juga dipengaruhi oleh faktor fisik, biologik, dan fisiologik dari bijian itu sendiri. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap tingkat susut bijian antara lain:

  1. Faktor fisik, misalnya terjadi ketika :
    1. Panen, dimana kemungkinan terjadi ceceran bijian terutama jika panen dilakukan tanpa bantuan peralatan atau mesin yang tepat.
    2. Perontokan, disebabkan oleh adanya bijian yang tidak dapat dirontokan sehingga ikut terbuang bersama tangkai/malai tanaman
    3. Pengeringan, disebabkan oleh pengeringan yang tidak sempurna atau tidak merata sehigga banyak kerusakan atau yang tidak tergiling dengan baik saat penggilingan
    4. Pengangkutan dan penyimpanan, disebabkan oleh adanya produk yang tercecer akibat penggunaan kemasan yang tidak baik
  1. Faktor biologik, misalnya serangga dan hama, yang dapat menyerang produk selama berada pada tanamannya atau selama dalam penyimpanan. Hama tikus misalnya, selain memakan produk, juga mencemari produk dengan kotoran dan kencing mereka.
  1. Faktor fisiologik, hanya terjadi pada bijian dengan kadar air tinggi. Dengan demikian bila bijian telah dikeringkan hingga kadar air 13-14% kemungkinan tidak akan mengalami kerusakan akibat aktifitas fisiologis selama dalam penyimpanan.

 

  1. e.    Klasifikasi dan syarat mutu

Syarat :

  1. Tidak berbau tengik, bau asam dan bau apek karena kegiatan mikroorganisme
  2. Bebas hama penyakit
  3. Bebas dari bahan kimia seperti insektisida dan fungisida
  4. Memiliki suhu normal
  5. C.   Cara menentukan mutu bahan pangan kacang-kacangan dan biji-bijian :
  6. Penentuan mutu secara subjektif
    1. Menentukan warna kacang-kacangan dan biji-bijian.
    2. Menentukan aroma kacang-kacangan dan biji-bijian.
    3. Menentukan tekstur kacang-kacangan dan biji-bijian.
    4. Menentukan penampilan/rupa kacang-kacangan dan biji-bijian.
    5. Menentukan bentuk kacang-kacangan dan biji-bijian.

 

  1. Penentuan mutu secara objektif
    1. Menentukan ukuran kacang-kacangan dan biji-bijian.
    2. Menentukan berat per-butir kacang-kacangan dan biji-bijian.
    3. Menentukan pH kacang-kacangan dan biji-bijian.
    4. Menentukan densitas kamba kacang-kacangan dan biji-bijian.
    5. Menentukan kadar air kacang-kacangan dan biji-bijian.
    6. Menentukan % kotoran kacang-kacangan dan biji-bijian.
    7. Menentukan % pecah/belah kacang-kacangan dan biji-bijian.
    8. Menentukan % rusak kacang-kacangan dan biji-bijian.
    9. Menentukan % campuran kacang-kacangan dan biji-bijian.
    10. Menentukan % benda asing kacang-kacangan dan biji-bijian.
    11. Menentukan % keriput kacang-kacangan dan biji-bijian.
    12. Menentukan daya serap kacang-kacangan dan biji-bijian.
    13. Menentukan rasio pengembangan kacang-kacangan dan biji-bijian.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

PENUTUP

 

 

KESIMPULAN

 

Kacang-kacangan termasuk famili Leguminosa atau disebut juga polongan (berbunga kupu-kupu). Berbagai kacang-kacangan yang telah bnyak dikenal adalah kacang kedelai (Glycine max), kacang tanah (Arachis hypogea), kacang hijau (Phaseolus radiatus), kacang gude (Cajanus cajan), dan sebagainya. Kacang-kacangan merupakan sumber protein utama protein nabati dan mempunyai daya guna yang sangat luas. Kacang tanah dan kedelai merupakan sumber utama minyak disamping komoditi lainnya. Kadar minyak keduanya mencapai 30%.

Biji-bijian termasuk dari famili rumput-rumputan (Gramine) yang kaya akan karbohidrat. Biji-bijian yang tergolong dalam serealia antara lain padi (Oryza sativa), jagung (Zea mays), gandum (Triticum sp), cantel (Sorghum sp), Barley (Horgeum vulgarye), Rye (Secale sereale) dan Oat (Alvena sativa).  Struktur biji serealia terdiri dari 3 bagian utama yaitu kulit biji, butir biji (endosperm) dan lembaga (embrio).

Kacang-kacangan dan biji-bijian merupakan sumber protein yang penting dalam makanan penduduk di Indonesia.  Berbagai jenis kacang-kacangan dan biji-bijian dapat dibedakan jenisnya berdasarkan varietasnya atau jenis namanya berdasarkan warna, bentuk, dan karakteristik fisiknya. Penentuan mutu dapat ditentukan secara subjektif dan objektif. Penentuan dengan cara objektif dengan melakukan pengukuran menggunakan alat sehingga hasilnya tidak terpengaruh oleh orang lain.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR ISI

 

http://www.scribd.com/doc/52811297/Makalah-Kacang-Kacangan-23 September 2011

www.suaramedia.com-23 september 2011

Gamarius Bere Ati http://gamariusb.blogspot.com/-23 september 2011

Denny Santoso http:// konsumsi-biji-bijian-untuk-kesehatan-yang-optimal.com/-23 september 2011

Tutut Indrawati http:// manfaat-kacang-kacangan-untuk-kesehatan-55703.com/-23 september 2011

Agung S. Wardana http:// Serealia dan Kacang-kacangan « MATERI KULIAH PANGAN.com/-23 september 2011

Aida Nur Fitrisni http:// Jenis Kacang dan Manfaatnya.com/-23 september 2011

http://www.scribd.com/doc/54262715/8/Jenis-Jagung-Secara-Umum-23 september 2011

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Soal dan jawaban

 

  1. Petunjuk !

Petunjuk A      Pilih satu jawaban yang tepat

Petunjuk B      Pilihlah :

a)    Jika (1),(2), dan (3) yang benar

b)    Jika (1) dan (3) yang benar

c)    Jika (2) dan (4) yang benar

d)    Jikahanya (4) yang benar

e)    Jika semuanya benar

Petunjuk C      Jawablah dengan tepat dan jelas

  1. Essai

 

Petunjuk A: dipergunakan dalam menjawab soal nomor 1 sampai ke nomor 30

  1. Kacang yang mengandung antioksi dan asam ellagek adalah….
    1. Kacang merah
    2. Kacang tanah
    3. Kacang hijau
    4. d.    Kacang  walnut
    5. Kacang almond

 

  1. Kacang-kacangan termasuk dalam family….
    1. a.    Leguminase
    2. Musaceae
    3. Araceae
    4. Cavalvuloceae
    5. Graminae

 

  1. Kacang dibawah ini yang mengandung protein tinggi, kalsium, dan seng adalah….
    1. Kacang pecang
    2. Kacang merah
    3. c.    Kacang almond
    4. Kacang walnut
    5. Kacang merah

 

  1. Perubahan warna, bau dan sifat makanan disebut perubahan….
    1. Sifat kimia
    2. Sifat fisik
    3. Sifat fisika
    4. d.    Sifat organoleptik
    5. Sifat kimia – fisika

 

  1. Nama ilmiah dari kacang merah adalah….
    1. a.    Phaseolusvulgaris
    2. b.    Glacine max
    3. c.    Phaseolusradiates
    4. d.    Oriza sativa
    5. e.    Zea mays
    6. Kacang ini sangat kaya nutrisi dan mengandung protein, kuprum, niasin, magnesium, serat, vitamin E dan selenium. Fungsi selenium yang terdapat dalam kacang Brazil yaitu….
      1. Mengatasi iritasi kulit
      2. b.    Membantu mencegah kanker payudara
      3. Menghilangkan radang
      4. Menurunkan kadar gula dalam tubuh
      5. Baik untuk darah

 

  1. Kacang yang dapat diolah menjadi susu dan memiliki sumber protein nabati yang paling baik adalah …
    1. Kacang merah
    2. Kacang mede
    3. c.    Kacang kedelai
    4. Kacang tanah
    5. Kacang walnut
    6. Tersusun lebih dari 55% karbohidrat yang terdiri dari pati, gula, dan serat adalah jenis dari kacang….
      1. Kacang merah
      2. b.    Kacang hijau
      3. Kacang tanah
      4. Kacang kedelai
      5. Kacang tolo
      6. Salah satu manfaat pengeringan pada kacang-kacangan dan biji-bijian adalah …
        1. Bahan menjadi renyah
        2. Merperindah bentuk
        3. Mempersulit proses selanjutnya
        4. Menaikkan biaya pengangkutan
        5. e.    Meningkatkan panjang daya simpan
        6. Banyak faktor yang mengakibatkan kerusakan pada penyimpanan. Namun hal tersebut dapat dicegah dengan hal-hal berikut, kecuali …
          1. Fungisida
          2. Insectisida
          3. c.    Fogging
          4. Cara pengemasan
          5. Pengaturanruangan
          6. Perubahan warna, bau, dan sifat makanan adalah perubahan sifat …
            1. a.  Organoleptik
            2. Pascapanen
            3. Penampakan
            4. Biokimia
            5. Prapanen
            6. Perubahan karena mikroorganisme disebabkan oleh dibawah ini, kecuali….
              1. Perubahan warna benih
              2. Perubahan bau dan cita rasa yang buruk
              3. Perubahan warna biji
              4. Kemampuan berkecambah rusak
              5. e.    Perubahan padatan yang terlarut

 

  1. Kerusakan kondisi penyimpanan disebabkan oleh hal berikut, kecuali….
    1. Kapang
    2. b.    Kadar air
    3. Insekta
    4. Rodensa
    5. Respirasi

 

  1. Seluruhbiji (kernel) dari sebuah tanaman disebut….
    1. a.    Biji – bijian
    2. Kulit biji
    3. Benih
    4. Endosperm
    5. Bakalbiji

 

  1. Fitokimia dan antioksidan terkandung didalam….
    1. Benih
    2. Bakal biji
    3. Kulit biji
    4. d.    Biji – bijian
    5. Endosperm

 

  1. Mengonsumsi biji – bijian dalam jumlah yang tepat dapat membatu anda, kecuali….
    1. Mengontrol insulin
    2. b.    Penumpukan plak di arteri
    3. Menurunkan tekanan darah
    4. Menurunkan kadar trigliserida
    5. Membantu mengendalikan berat badan

 

  1. Perubahan –perubahan berikut dapat terjadi pada komponen karbohidrat serealia selama penyimpanan, kecuali.
    1. Hidrolisa pati karena kegiatan enzim amilase
    2. Berkurangnya gula karena pernafasan
    3. c.    Lembab karena tidak ada udara.
    4. Terbentuknya bau asam dan bau apek karena kegiatan mikroorganisme
    5. Reaksi pencoklatan bukan karena enzim

 

  1. Faktor – faktor yang berpengaruh terhadap tingkat susut biji anantara lain faktorfisik ,misalnya terjadi karena dibawah ini, kecuali….
    1. Panen
    2. Perontokan
    3. Pengeringan
    4. d.    Peptisida
    5. Pengangkutan dan penyimpanan

 

  1. Yang dapat menyerang produk selama berada pada tanamannya atau selama dalam penyimpanan, misalnya serangga dan hama adalah….
    1. a.    Faktor biologik
    2. Faktorf isik
    3. Faktor kimia
    4. Faktor fisik – kimia
    5. Faktor fisiologik

 

  1. Faktor yang hanya terjadi pada bijian dengan kadar air tinggi adalah….
    1. Faktor biologik
    2. Faktor fisik
    3. c.    Faktor fisiologik
    4. Faktor kimia
    5. Faktor fisik – kimia

 

  1. Syarat klasifikasi dan mutu adalah sebagai berikut, kecuali….
    1. Tidak berbau
    2. b.    Tekstur  yang baik
    3. Bebas hama penyakit
    4. Bebas dari bahan kimia
    5. Memiliki suhu normal

 

  1. Menentukan warna, aroma, tekstur, penampilan, bentuk kacang – kacangan danbiji – bijian adalah penentuan mutu secara….
    1. Fisik
    2. Kimia
    3. c.    Subjektif
    4. Objektif
    5. Subjektif – objektif

 

  1. Contoh dari penentuan mutu secara objektif adalah….
    1. Penentuan warna
    2. b.    Penentuan pH
    3. Penentuan aroma
    4. Penentuan bentuk
    5. Penentuan tekstur

 

  1. Kacang – kacangan sangat penting dalam makanan penduduk Indonesia karena merupakan sumber….
    1. a.    Protein
    2. Vitamin
    3. Karbohidrat
    4. Lemak
    5. Mineral
    6. Kemampuan berkecambah rusak dan berubahnya warna benih dapat diakibatkan oleh …
      1. a.    Mikroorganisme
      2. Angin kencang
      3. Kadar air berlebihan
      4. Terkontaminasi zat lain
      5. Pengeringan suhu tinggi
      6. Penyimpanan harus mampu mempertahankan sifat-sifat baik bahan yang disimpan. Kerusakan kondisi penyimpanan biasanya disebabkan oleh, kecuali …
        1. Kapang
        2. Insecta
        3. Rodensia
        4. Respirasi
        5. e.    Angin
        6. Mineral jarang menghilang ataupun meningkat selama penyimpanan ,kecuali….
          1. a.    Fosfor
          2. Protein
          3. Lemak
          4. Fosfat
          5. Vitamin

 

  1. Pada protein jumlah total asam amino menunjukan perubahan yang berarti bila terjadi kerusakan lebih lanjut akibat kegiatan….
    1. Enzimamilase
    2. Enzim pepsin
    3. c.    Enzimproteolitik
    4. Enzimptialin
    5. Enzim lipase

Petunjuk C : dipergunakan dalam menjwab soal nomor 29  sampai ke nomor 38

  1. Mengonsumsi kacang  67 gram (setara kantong kecil) setiap hari mampu menurunkan kadar kolestrol, maka manfaat lainnya yaitu…………………….

1)    Menambah lemak

2)    Mengurangi Trigliserida

3)

Jawaban : C. 2 dan 4

Menambah Trigliserida

4)    Mengurangi lemak darah                                        

 

  1. Manfaat dari kacang Walnut yaitu…….

1)    Baik untuk jantung

2)    Baik untuk perbaikan saraf

3)    Menolong penderita asma dan rematik

4)   

Jawaban : E. semuabenar

Memerangi kanker dan menolong system pertahanan tubuh

 

  1. Suhu udara pengeringan sangat berpengaruh pada kualitas biji dankacang-kacangan. Jika menyebabkan kenaikan jumlah pecah, perubahan waran, dan retak, maka suhu yang digunakan adalah …

1)    Suhu normal

2)    Suhu sedang

3)

Jawaban : D. 4 saja

Suhu rendah

4)    Suhu tinggi

  1. Faktor yang memengaruhi penyimpanan kacang-kacangan adalah

1)    Suhu

2)    Kadar air

3)   

Jawaban : E. semuabenar

Kelembaban

4)    Oksigen

 

  1. Perubahan sifat fisika-kimia dapat terjadi akibat penyimpanan. Perubahan itu meliputi …

1)    Perubahan padatan yang terlarut

2)    Perubahan air yang dibutuhkan

3)   

Jawaban : A. 1,2 dan 3

Sifat kacang dan biji saat pemasakan

4)    Bau dan citarasa yang buruk

 

  1. Kacang kenari mengandung phylosterol yang dipercaya dapat menurunkan kadar kolesterol, dan melindungi dari beberapa jenis kanker. Beberapa kandungan lain yang terdapat di kacang kenari yaitu :

1)    Serat

2)    fosfordantembaga

3)   

Jawaban : E. semuabenar

vitamin B-6

4)    Thiamin

 

  1. Pada skala industri, kacang-kacangan yang dapat digunakan dalam pembuatan minyak adalah …

1)    Kacang tanah

2)    Kacang mede

3)   

Jawaban : B. 1 dan 3

Kacang kedelai

4)    Kacang walnut

 

  1. Zat yang tersusun 60% dari beratnya kacang kedelai adalah …

1)    Lemak

2)    Air

3)    Protein

4)

Jawaban : B. 1 dan 3

Karbohidrat

 

  1. Suhu udara pengeringan berpengaruh pada kualitas biji. Suhu makanan yang diizinkan dalam pengeringan tergantung pada …

1)    Penggunaanbiji

2)    Kadar air biji

3)    Jenis/macambiji

4)

Jawaban : A. 1, 2, dan 3

 

Kualitas protein

 

  1. Perubahan sifat fisika-kima dapat terjadi akibat penyimpanan. Perubahan itu meliputi …

1)    Perubahan air yang dibutuhkan

2)    Perubahan padatan yang terlarut

3)    Sifat kacang dan biji saat pemasakan

4)

Jawaban : A. 1, 2, dan 3

 

Bau dan cita rasa yang buruk

 

 

 

 

 

 

 

  1. Essai
  2. Apa yang dimaksud enzim proteolitik?

Jawaban : sering juga disebut protease merupakan kelompok enzim yang menguraikan protein menjadi molekul yang lebih kecil. Setiap tipe enzim proteolitik memiliki kemampuan berbeda dalam menghidrolisis ikatan peptida. Contoh enzim proteolitik antara lain pepsin, tripsin, kimotripsin, papain, bromelain, dan subtilsin.

 

  1. Apa yang dimaksud dengan karotin?

Jawaban : karotin adalah zat antioksidan yang berguna untuk melawan zat radikal bebas yang berasal dari zat-zat racun

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Laporan Notulen Pangan Dasar

Disusun oleh : Dewi Puji Astuti

Farikhah

Qurrota Ayun NH

Widita Indryani D

 

Pembahasan

  • Debby WS      : Perubahan pasca panen tidak dijelaskan
  • Della A            : Mutu tiap kacang tidak dijelaskan
  • Agita                : Pengeringan kurang dijelaskan, faktor yang mempengaruhi penyimpanan tidak

Dijelaskan

 

Pertanyaan

 

  • Atika I              : Proses lemak “hidrolitik” apa maksudnya?

Kevinti Febrina            : Hidro adalah air, perubahan lemak karena sifat air karena lingkungan air, curah

Hujan yang tinggi

  • Desy S            : Fungsida dan Insektida, ada factor negatifnya tidak untuk kacang dan

Konsumsinya?

Heni Nolarita   : Jika tidak berlebihan tidak berdampak tergantung karateristiknya

  • Syarifah          : Apa kadar protein pada kacang?

Almira Susilowati : Dari fungsi kacang kedelai banyak protein sama dengan daging sapi dan susu

 

 

 

 

 

 

 

FORM PENILAIAN PRESENTASI

 

Mata Kuliah           : ILMU PANGAN DASAR

Hari/Tanggal         : Jumat, 21 Oktober 2011                               Topik   : Kacang-Kacangan dan Biji-bijian

 

Aspek Penilaian

SKOR MAHASISWA (50-100)

NAMA PRESENTAN

Almira S

Dina S

Heni N

Kevinti F

SOFT SKILL        
Pra Presentasi        
  • Kesiapan Diri (Kerapian, kesiapan paper, siap pustaka)

80

80

80

80

  • Kesiapan Perencanaan Materi Presentasi

84

84

84

84

  • Komunikasi dengan teman sekelompok

83

83

83

83

  • Kerja sama anggota kelompok

86

86

86

86

         

TOTAL

333

333

333

333

 

Catatan: Persiapan presentasi kelompok ini sudah cukup baik, kerja sama dengan teman sekelompoknya juga sudah cukup baik.

 

 

Jakarta,

Nama Penilai:

  1. Dewi Puji Astuti
  2. Farikhah
  3. Qurrota Ayun
  4. Widita Indryani Dewi

 

 

 

FORM PENILAIAN PEMBAHAS

 

Mata Kuliah           : ILMU PANGAN DASAR

Hari/Tanggal         : Jumat, 21 Oktober 2011                               Topik   : Kacang-kacangan dan Biji-bijian

 

Aspek Penilaian

SKOR MAHASISWA (50-100)

NAMA PEMBAHAS

Agita K

Debby

Della

Hikmah

SOFT SKILL        
Pra Presentasi        
  • Kesiapan Diri (Kerapian, kesiapan paper, siap pustaka)

81

81

81

81

  • Kesiapan Perencanaan Materi Presentasi

83

83

83

83

  • Komunikasi dengan teman sekelompok

82

82

82

82

  • Kerja sama anggota kelompok

85

85

85

85

 

TOTAL

331

331

331

331

 

Catatan: Tim pembahas sudah cukup aktif mengomentari dan memberi masukan kepada tim presentan.

 

Jakarta,

Nama Penilai:

  1. Dewi Puji Astuti
  2. Farikhah
  3. Qurrota Ayun
  4. Widita Indryani Dewi

FORM PENILAIAN PELAKSANAAN PRESENTASI

 

Mata Kuliah           : ILMU PANGAN DASAR

Hari/Tanggal         : Jumat, 21 Oktober 2011                               Topik   : Kacang-kacangan dan Biji-bijian

 

Aspek Penilaian

SKOR MAHASISWA (50-100)

 

Almira S

Dina S

Heni N

Kevinti F

SOFT SKILL        
Pelaksanaan Presentasi        
  • Tata desain ppt

86

86

86

86

  • Kemantapan suara presentan

82

82

82

82

  • Kemampuan penguasaan audience

80

80

80

80

  • Kemampuan menguraikan materi

80

80

80

80

  • Kemampuan berbahasa Indonesia yang baik

83

83

83

83

  • Kesesuaian alokasi waktu

82

82

82

82

TOTAL SCORE SOFT SKILL

493

493

493

493

         
KNOWLEDGE        
Kelengkapan uraian materi

83

83

83

83

Kemampuan menjawab pertanyaan dengan tepat

80

80

80

80

Penguasaan materi

80

80

80

80

TOTAL SCORE KNOWLEDGE

243

243

243

243

 

Catatan: Dalam menyampaikan materi sudah cukup bagus

 

Jakarta,

Nama Penilai:

  1. Dewi Puji Astuti
  2. Farikhah
  3. Qurrota Ayun
  4. Widita Indryani Dewi

 

 

 

 


 
Leave a comment

Posted by on December 4, 2011 in Uncategorized

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: